Kisah Devita Mardiana Berdayakan Lingkungan Sekitar Lewat Usaha Lauknya Nusantara

diterbitkan: Kamis, 30 April 2026 09:44 WITA
Makanan rumahan khas nusantara. (Foto: Int)

NUSANTARA TERKINI – Keberhasilan sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak selalu diukur dari seberapa besar omzet yang diraih, namun juga seberapa luas manfaat yang dirasakan lingkungan sekitar.

Hal inilah yang menjadi prinsip Devita Mardiana dalam menjalankan bisnis kulinernya, “Lauknya Nusantara”.

Melalui produk unggulan seperti sambal pecel dan risol, Devita tidak hanya membangun kemandirian ekonomi bagi dirinya sendiri, tetapi juga membuka pintu rezeki bagi warga di sekitarnya.

Kolaborasi Hangat di Dapur Produksi

Dalam menjalankan usahanya, Devita tidak bekerja sendiri. Ia menciptakan ekosistem produksi yang inklusif dengan melibatkan orang-orang terdekat dan masyarakat sekitar.

Baca juga  Proyek RDMP Balikpapan, Membangun Legacy Pertamina

Baginya, pemberdayaan adalah kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha.

“Keterlibatan keluarga pasti ada, mulai dari ibu, saya, adik, hingga tetangga sekitar,” ujar Devita dalam dialog UMKM Bicara Pro1 RRI Samarinda, Kamis (30/4/2026).

Tidak berhenti pada lingkaran keluarga dan tetangga, Devita juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang ingin mencari penghasilan tambahan.

Mereka dilibatkan dalam berbagai proses, mulai dari tahap produksi hingga menjadi kurir pengantaran produk kepada pelanggan di wilayah Samarinda.

Merangkul Kalangan Rentan

Salah satu hal yang patut diapresiasi dari model bisnis Lauknya Nusantara adalah keberpihakannya pada kalangan rentan.

Baca juga  Rambah Pasar Nasional, UMKM Bulungan Akan Buka Gerai di Mall Sarinah Jakarta

Devita menyadari bahwa banyak orang di sekelilingnya yang membutuhkan pekerjaan namun memiliki keterbatasan akses.

“Kami juga melibatkan warga sekitar dan mahasiswa untuk membantu. Bahkan, beberapa pekerja berasal dari kalangan rentan yang kami berdayakan dalam proses produksi dan distribusi,” tambahnya.

Langkah ini diambil Devita agar usahanya dapat memberikan dampak sosial yang nyata. Dengan melibatkan masyarakat sekitar, proses produksi berkala yang dilakukan setiap dua minggu sekali dapat berjalan lebih cepat dan efisien, terutama saat menghadapi lonjakan pesanan dari luar kota.

Baca juga  Jangan Dianaktirikan! Warga Kecamatan Jauh di Berau Juga Butuh Operasi Pasar LPG 3 Kg

Harapan untuk Masa Depan

Bagi Devita, melihat tetangga dan orang-orang di sekitarnya memiliki penghasilan tambahan adalah kepuasan tersendiri yang tidak bisa dinilai dengan uang.

Ia berharap Lauknya Nusantara terus bertumbuh sehingga jangkauan pemberdayaannya bisa semakin luas.

“Alhamdulillah usaha ini bisa membantu dan memberdayakan masyarakat sekitar. Harapannya tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan,” pungkasnya.

Kisah Devita menjadi potret nyata bahwa UMKM lokal di Samarinda memiliki peran strategis sebagai jaring pengaman ekonomi kerakyatan yang berbasis pada rasa kepedulian dan gotong royong.(*/Fatur/NT)

Bagikan:
Berita Terkait