Pembangunan Sekolah Rakyat Palaran Capai 40 Persen, Dinsos: Lokasi Lain Menyusul

diterbitkan: Kamis, 30 April 2026 11:07 WITA
Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Palaran Samarinda. (Foto: Fatur/NT)

NUSANTARA TERKINI – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif terus menunjukkan progres nyata.

Saat ini, pembangunan gedung Sekolah Rakyat di wilayah Palaran, Kota Samarinda, dilaporkan telah mencapai angka 40 persen dan tengah dalam tahap percepatan pengerjaan.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap institusi pendidikan formal.

Percepatan di Palaran

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kalimantan Timur, Achmad Rasyidi, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal pembangunan fisik agar manfaatnya dapat segera dirasakan.

Baca juga  Pemprov Kaltim Lepas Tangan, Pemkab Berau Siapkan Rp30 Miliar Cover BPJS 4.194 Warga

Sekolah Rakyat di Palaran menjadi proyek percontohan penting dalam penyediaan layanan pendidikan yang lebih terjangkau.

“Pembangunan di Palaran saat ini sudah mencapai 40 persen dan terus kami percepat. Fasilitas ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih terjangkau dan inklusif,” ujar Achmad Rasyidi, Kamis (30/4/2026).

Ekspansi ke Enam Wilayah Kaltim

Baca juga  Kadinkes Ditunjuk jadi PLT Dirut RSUD Tanjung Redeb, Bupati Targetkan Beroperasi Mei 2026

Kesuksesan pembangunan di Palaran akan menjadi pemantik bagi proyek serupa di berbagai daerah lain di Kalimantan Timur.

Dinas Sosial telah mengidentifikasi sejumlah wilayah strategis yang akan menjadi lokasi pengembangan Sekolah Rakyat selanjutnya guna memeratakan kualitas SDM di seluruh Benua Etam.

Beberapa wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan antara lain:

  • Kutai Kartanegara
  • Berau
  • Mahakam Ulu
  • Balikpapan
  • Kutai Barat
  • Paser
Baca juga  Polres Berau Libatkan Tim Food Security, Pastikan 2.299 Paket Makanan Bergizi Aman Dikonsumsi

Mewujudkan Pendidikan Inklusif

Program Sekolah Rakyat ini dirancang khusus untuk menjangkau lapisan masyarakat yang selama ini terpinggirkan dari akses fasilitas pendidikan standar.

Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah dan meningkatkan literasi di daerah-daerah terpencil.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial berkomitmen untuk terus memastikan program ini berjalan sesuai sasaran, sehingga keberadaannya benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat luas,” tutup Rasyidi. (Fatur/NT)

Bagikan:
Berita Terkait