Kronologi Kebakaran SMPN 2 Samarinda: Api Muncul dari Plafon Kelas 7-1 Usai Jam Pulang

diterbitkan: Kamis, 2 April 2026 08:13 WITA
Kebakaran SMPN 2 Samarinda, Rabu (01/4/26) sore. (Foto: Damkar Samarinda)

NUSANTARA TERKINI – Musibah kebakaran melanda salah satu sekolah menengah pertama tertua di Kota Tepian, SMP Negeri 2 Samarinda, yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Rabu (1/4/2026) sore. Api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di bagian plafon salah satu ruang kelas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WITA tersebut mengakibatkan sedikitnya delapan ruang kelas terdampak. Kerusakan paling parah dialami oleh empat ruangan di lantai dua yang bagian atapnya ludes dilalap jago merah.

Titik Awal di Kelas 7-1

Kepala SMPN 2 Samarinda, Misradianto, menceritakan bahwa api pertama kali terlihat berkobar di ruang kelas 7-1 yang berada di posisi pojok lantai dua. Asap hitam pekat tiba-tiba muncul dari bagian atas bangunan sesaat setelah aktivitas sekolah berakhir.

Baca juga  Kebakaran Kembali Terjadi di Big Mall Samarinda, Kali Kedua di 2025

“Kejadiannya sekitar pukul 15.20 WITA. Tiba-tiba saja api membesar di kelas 7 bagian pojok atas (plafon). Kami langsung panik dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ungkap Misradianto di lokasi kejadian.

Beruntung, saat jago merah mulai mengamuk, seluruh siswa sudah meninggalkan area sekolah.

“Anak-anak sudah pulang sekitar 20 menit sebelum kebakaran terjadi. Jadi, sekolah memang dalam kondisi sepi dari aktivitas belajar mengajar,” tambahnya.

Baca juga  Kebakaran di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Alat Pemadaman Internal Tak Berungsi dengan Baik

Dampak Kerusakan dan Upaya Pemadaman

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan sejumlah unit tangki dan mesin portabel untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar sekolah yang padat penduduk.

“Laporan masuk pukul 15.20 WITA melalui Puskom. Total ada delapan ruang kelas yang terdampak. Empat kelas di antaranya mengalami kerusakan berat pada bagian atap, sementara empat ruangan lainnya terdampak hawa panas dan air saat proses pemadaman,” jelas Hendra.

Selain kelas 7-1 sebagai titik awal, api sempat merembet ke tiga ruang kelas di deretan kelas 8 serta merembes ke ruangan di lantai bawahnya.

Baca juga  Seluruh Pekerja Konstruksi di HPK IKN Selamat, Dalam Proses Dipindahkan ke Tower Lain

Investigasi Penyebab

Meski dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek atau korsleting listrik, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam. Tim Inafis Polresta Samarinda diharapkan segera melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kota Samarinda masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil serta menyusun skema darurat agar proses belajar mengajar siswa yang kelasnya terbakar tidak terganggu sepenuhnya.(*)

Bagikan:
Berita Terkait