TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang kembali melantik pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkup Pemprov Kaltara, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan ini bukanlah sekadar formalitas, melainkan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Setiap jabatan yang diemban mengandung harapan besar dari masyarakat untuk menghadirkan pemerintahan yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” ujar Gubernur Zainal.
Oleh karena itu, ia berharap momentum ini dapat menjadi suntikan semangat baru bagi pejabat yang baru dilantik dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kaltara.
Tak hanya itu, Gubernur Zainal juga memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik ini agar dapat bekerja dengan baik.
Ini penting pen jadi perhatian karena kinerja ASN secara terus menerus akan dilakukan evaluasi.
“Kan ada kontrak kinerja. Tiga bulan tak tunjukkan kinerja baik, kita ganti. Melalui kepala OPD, saya minta untuk terus dievaluasi,” tuturnya.
Kemudian, Gubernur Zainal juga mengingatkan kepada ASN, khususnya pejabat yang baru saja dilantik ini agar tidak terlalu banyak di dalam ruangan.
“Kita harus turun ke lapangan. Kita harus lihat langsung apa yang menjadi keinginan masyarakat,” katanya.
Termasuk juga yang menjadi atensi Gubernur Zainal di sini, bagaimana caranya pejabat di Pemprov Kaltara dapat ‘menjolok’ anggaran ke pusat.
Untuk diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan dilakukan terhadap 99 pejabat, dengan rincian 35 pejabat administrator, 22 pejabat pengawas dan 42 pejabat fungsional. (**)





