Kegiatan itu dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan Daerah dan Pengendalian Pembangunan Bappeda dan Litbang Kaltara, Sriwati dan diikuti seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara.

Agenda ini menjadi ruang penting bagi jajaran Pemprov Kaltara untuk mengulas kembali capaian kinerja, mengevaluasi hambatan dan menyusun strategi perbaikan program dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan di Bumi Benuanta— nama lain dari Kaltara.

Baca juga  Pemprov Kaltara Usulkan Jaringan Listrik Tarakan Interkoneksi dengan Kalimantan Daratan 

Sriwati mengatakan, evaluasi Renja sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa keterpaduan perencanaan, pelaksanaan dan hasil dapat selaras dengan pembangunan daerah.

“Evaluasi ini bertujuan melihat dan menelaah kembali program dan kegiatan daerah serta memastikan indikator yang direncanakan benar-benar tercapai,” kata Sriwati.

Sriwati menuturkan bahwa evaluasi Renja perangkat daerah merupakan bagian dari siklus perencanaan tahunan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017.

Baca juga  Saat Laut Nunukan Kembali Dipenuhi Tali Rumput Laut, Usai Harga Jual Tembus Rp17 Ribu

Ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah dapat menyampaikan laporan hasil kinerja tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, termasuk dalam penyelarasan data dan metodologi agar perencanaan dapat lebih terukur dan akuntabel.

“Setiap perangkat daerah harus mampu menunjukkan keterkaitan logis antara perencanaan, pelaksanaan dan hasil. Selama ini semua tampak baik, tapi kita ingin capaian itu benar-benar terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca juga  Pemprov Kaltara Sampaikan Nota Penganqtar Raperda RTRW ke DPRD

Untuk itu, diharapkan agar seluruh jajaran perangkat daerah dapat terus memperkuat kolaborasi dan sinergi lintas bidang demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, membangkitkan potensi daerah serta memperbaiki langkah pembangunan ke depan,” pungkasnya. (**)