Pemkab Berau Benahi Irigasi Labanan Jaya, Jaga Produktivitas Pertanian

diterbitkan: Minggu, 6 September 2026 03:42 WITA
Irigasi untuk pengairan sawah di Labanan Jaya dilakukan perbaikan secara bertahap. (Foto: NT)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melakukan pembenahan saluran irigasi Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur.

Langkah ini dilakukan guna menjaga produktivitas pertanian di daerah tersebut. Ini menjadi atensi karena produktivitas lahan pertanian sawah sangat ditentukan dengan ketersediaan air.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masih ada beberapa titik jaringan irigasi di Labanan Jaya saat ini yang masih perlu penanganan karena sudah mengalami kerusakan.

Baca juga  Kembangkan Pariwisata Berau, Bupati Sri Dorong Kerja Tim

Jika tidak segera ditangani, maka distribusi air menuju lahan pertanian masyarakat tidak akan maksimal.

“Untuk penanganan, kami akan lakukan secara bertahap. Tentunya dengan tetap menyesuaikan kemampuan daerah,” kata Hendra.

Khusus di tahun 2026 ini, sebanyak lima pekerjaan irigasi tersier akan dikerjakan. Penanganan fasilitas pertanian ini masih akan terus dilanjutkan karena ada sejumlah irigasi di Labanan Jaya yang masih perlu penanganan atau perbaikan.

Baca juga  Pelaku UMKM di Tepian Segah Diminta Ikut Berkontribusi jaga Kebersihan Wisata Kuliner di Berau

“Kita akan jadikan lima kegiatan ini sebagai langkah awal. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah daerah dan ke depan titik-titik lainnya akan kami dorong juga untuk dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hari ini tak membuat Pemkab Berau pasrah dan ‘berpangku tangan’.

“Kita masih terus berusaha mengejar anggaran tambahan. Sektor pertanian ini akan terus kita dukung,” katanya.

Baca juga  Konsisten dalam Pengembangan Wisata dan UMKM, Bupati Berau Sabet Penghargaan Nasional

Selain di APBD murni 2026, ia mengatakan bahwa kebutuhan untuk tindak lanjut di APBD perubahan 2026 dan di APBD murni 2027 akan terus diupayakan masuk.

“Kami akan terus kawal anggaran untuk penanganan irigasi ini,” sebutnya.

Harapannya, upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap dapat membuat distribusi air ke sawah masyarakat dapat maksimal sehingga lahan pertanian itu juga bisa lebih produktif. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait