NUSANTARA TERKINI – Roda birokrasi Pemerintah Kabupaten Berau tengah menghadapi ujian serius tahun ini. Sejumlah pejabat teras dijadwalkan memasuki masa purnatugas dalam waktu dekat.
Kondisi ini memicu kekosongan kursi kepemimpinan di beberapa instansi krusial. Tiga posisi strategis yang segera ditinggalkan pimpinannya meliputi Dinas Sosial, DPPKBP3A serta Dinas Pemuda dan Olahraga.
Kekosongan ini memaksa pemerintah daerah mengambil langkah darurat agar pelayanan publik tetap berjalan. Beberapa aparatur sipil negara terpaksa mengemban tugas ganda di dalam satu instansi.
Menanti Lampu Hijau Pusat
Beban kerja ganda ini jelas mengancam efektivitas kinerja aparatur pemerintahan secara keseluruhan. Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menyadari situasi kritis tersebut dan mulai mengambil tindakan.
Ia menjelaskan pemerintah daerah saat ini sedang berupaya merampungkan masalah tersebut melalui jalur birokrasi ke pusat. Berkas permohonan rekomendasi telah resmi dikirimkan.
“Saat ini dalam proses pengajuan rekomendasi ke BKN,” sebut Muhammad Said pada Senin (2/3/26).
Perombakan struktur pejabat daerah merupakan solusi mutlak untuk mengakhiri krisis rangkap jabatan tersebut. Pihaknya kini hanya tinggal menunggu surat persetujuan dari pusat turun ke daerah sebelum memindahkan posisi para pegawai.
“Jika sudah disetujui maka akan dilakukan mutasi dan rotasi,” pungkasnya.





