Perjuangkan Nasib Petani, Bupati Berau Desak Pusat Segera Kirim Bantuan Bibit yang Dijanjikan

diterbitkan: Selasa, 21 April 2026 06:17 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih, usai rapat koordinasi nasional menghadapi ancaman musim kemarau panjang di Jakarta, Selasa (21/4/2026). (Foto: Prokopim)

NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menunjukkan sikap tegas demi membela kepentingan para petani di Bumi Batiwakkal.

Dalam rapat koordinasi (rakor) nasional yang digelar oleh Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa (21/4/2026), orang nomor satu di Berau ini secara terbuka menagih janji bantuan bibit perkebunan yang hingga kini tak kunjung terealisasi.

Di hadapan forum yang dihadiri pejabat kementerian dan kepala daerah se-Indonesia tersebut, Sri Juniarsih melakukan interupsi untuk menanyakan kejelasan bantuan bibit kakao dan kelapa dalam.

Padahal, bantuan tersebut sebelumnya telah dijanjikan oleh pemerintah pusat untuk mendukung sektor perkebunan daerah.

Baca juga  Stok Obat Kosong dan Utang Menumpuk, Komisi I DPRD Berau Sebut Manajemen RSUD Gagal

“Kami ingin menyampaikan dan sekaligus menanyakan kembali terkait bantuan bibit kakao dan kelapa dalam yang sebelumnya sudah dijanjikan. Hingga saat ini, Kabupaten Berau belum menerima bantuan tersebut,” tegas Sri Juniarsih di Jakarta.

Menyangkut Keberlanjutan Ekonomi Petani

Menurut Bupati, kepastian distribusi bibit ini sangat krusial. Sektor perkebunan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Berau.

Tertundanya bantuan bibit secara otomatis menghambat produktivitas petani dan upaya peremajaan tanaman yang sudah tidak produktif.

Baca juga  Pemkab Berau Dorong Upaya Perluasan Area Tanam, Wujudkan Berau Swasembada Pangan

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah mengikuti prosedur dengan benar, mulai dari pengusulan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hingga diteruskan ke direktorat jenderal terkait di tingkat pusat. Namun, alurnya seolah terputus sebelum sampai ke tangan petani.

“Kami berharap ada kejelasan dan tindak lanjut segera dari usulan yang telah kami sampaikan. Ini menyangkut keberlanjutan usaha perkebunan masyarakat kami,” tambahnya.

Desak Sinergi Pusat dan Daerah

Langkah Bupati Berau ini memancing perhatian peserta rapat, mengingat isu distribusi bantuan seringkali menjadi kendala klasik dalam kebijakan pertanian nasional.

Baca juga  Sri Juniarsih-Gamalis Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Berau Periode 2025-2030

Sri Juniarsih menekankan bahwa sinergi antara pusat dan daerah jangan hanya berhenti pada tataran administrasi atau janji di atas kertas.

Pemerintah pusat melalui forum tersebut merespons dengan menekankan pentingnya percepatan realisasi program.

Dengan adanya penyampaian langsung ini, besar harapan agar bibit kakao dan kelapa dalam tersebut segera dikirimkan ke Berau, sehingga dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani dalam mendorong komoditas unggulan daerah.(*/Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait