BERAU – Tren positif kembali ditunjukkan sektor pariwisata di Berau pada tahun 2025 ini. Hal ini ditunjukkan lewat kontribusi sektor wisata di Berau dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengatakan hingga Oktober 2025, penerimaan daerah dari retribusi wisata sudah mencapai 90 persen dari target yang ditetapkan pemerintah di awal tahun ini. Menurutnya, ini terjadi karena adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Ini semakin terasa seiring dengan semakin gencar promosi wisata yang dilakukan. Kita promosikan destinasi, dan juga pelaksanaan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata unggulan kita,” kata Ilyas.
Dalam penjelasannya, ia menyebut, target retribusi pariwisata tahun 2025 dipatok sekitar Rp500 juta lebih dan diyakini dapat terlampaui sebelum akhir tahun. Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp400 juta.
Peningkatan juga tercermin dari jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan data Disbudpar, hingga triwulan ketiga 2025 tercatat lebih dari 312 ribu pengunjung datang ke Berau, termasuk sekitar 3.000 wisatawan mancanegara.
“Kami optimistis hingga Desember nanti jumlah kunjungan masih akan bertambah, apalagi masih ada beberapa event besar yang masuk dalam kalender pariwisata daerah,” sambungnya.
Menurut Ilyas, saat ini Berau tengah gencar menggelar beragam festival dan kegiatan budaya sebagai upaya mendongkrak kunjungan. Di antaranya seperti Maratua Music Festival (M2F) yang baru saja digelar di Pulau Maratua, serta Karrap Fest 2025 yang berlangsung di Amfiteater Taman Sanggam pada 5–9 November lalu. (adv)





