Sektor UMKM Terus Melejit, DPMPTSP Berau Sebut Tiga Ribu NIB Terbit Hingga Akhir November

diterbitkan: Minggu, 30 November 2025 01:40 WITA
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran

BERAU – Sektor UMKM di Berau terus menunjukkan geliat postif dalam pertumbuhannya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran.

Dia menyebut, hingga akhir November 2025 ini setidaknya ada 3.300 Nomor Induk Berusaha (NIB) yang sudah terbit. Angka tersebut menunjukkan antusias yang tinggi dari pelaku usaha untuk mengurus legalitas usaha mereka.

Peningkatan ini kata Nanang, didukung oleh kemudahan sistem perizinan berbasis digital, dan edukasi yang terus digalakkan Pemkab Berau kepada para pelaku usaha di Bumi Batiwakkal.

Baca juga  Cegah Tindakan Ilegal Fishing, Diskan Berau Fokus Awasi Penangkapan Ikan di Sungai

“Sudah banyak pelaku usaha yang mulai memperdulikan legalitas usaha mereka. Jadi mulai mengajukan izin usaha, apa lagi sekarang prosesnya jauh lebih mudah,” terang Nanang.

Nanang menambahkan, pengajuan izin juga didominasi dari pelaku UMKM dan usaha rumah tangga Kedua sektor tersebut menunjukkan tren kenaikan dalam hal pengurusan NIB mereka. Terlebih dengan penerapan Online Single Submission (OSS) yang berlaku saat ini.

Baca juga  Kembangkan Potensi yang Ada di Kampung-Kampung di Berau, Pemkab Rencana Libatkan Konsultan Profesional

“Kalau lewat OSS mereka tinggal memasukkan data-data sesuai yang diminta. Selagi jenis usahanya jelas, otomatis bisa keluar izinnya,” tambah dia.

Namun menurut dia, selain kemudahan sistem yang berlaku saat ini, peningkatan jumlah pengajuan NIB juga didukung oleh kerja keras dan kolaborasi lintas sektor. DPMPTSP Berau sendiri masih sering turun ke lapangan bersama dengan perangkat daerah lain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga  Dekranasda Beri Pelatihan Keterampilan Merajut, Perkuat Pengembangan Ekonomi Kreatif

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menjelaskan mengapa izin usaha itu penting untuk diurus. Bahkan ketika usaha tersebut masih berskala industri rumahan atau usaha rumah tangga. Dia menyebut, selama ini sudah banyak pelaku usaha rumahan yang kemudian difasilitasi untuk mengikuti berbagai expo.

“Jadi prosesnya selajur, selain memberi edukasi soal izin usaha, kita juga berkolaborasi dengan instasi lain untuk memajukan usaha mereka lewat pelatihan-pelatihan,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait