BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga kembali menggelar agenda Serap Aspirasi atau Reses di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan pada Rabu (3/12/2025). Dalam agenda tersebut, Saga membawa perspektif baru dalam perencanaan pembangunan kampung.
Menurutnya, ke depan pembangunan kampung tidak hanya harus mengutamakan infrastruktur, tetapi juga memastikan arah transformasi ekonomi masyarakat berjalan. Dia menyebut potensi kesejahteraan kini tidak hanya bertumpu pada sektor perikanan, tetapi juga perkebunan.
Seperti sejumlah kampung di daerah lain yang mengalami peningkatan pendapatan signifikan setelah mengalihkan sebagian aktivitas ekonomi dari nelayan ke perkebunan.
“Kalau dulu 100 persen nelayan, ke depan bisa jadi 10 persen nelayan dan 90 persen perkebunan. Ini peluang besar jangka panjang yang tidak bisa diabaikan,” ungkapnya.
Selain itu, Saga juga mendengarkan aspirasi masyarakat yang mendorong adanya peningkatan layanan publik seperti perbaikan drainase, kekurangan tenaga dokter, hingga peningkatan angka pengangguran di wilayah mereka.
Saga memastikan bahwa usulan mengenai perbaikan drainase, pembangunan jalan lingkungan, serta pemenuhan fasilitas kesehatan seperti ambulans dan tenaga medis akan tetap dikawal agar masuk dalam APBD berikutnya.
“Anggaran untuk 2026 sudah disepakati, jadi kemungkinan aspirasi mereka ini akan dimasukkan ke perubahan APBD 2026,” sambungnya.
Menurut Saga, kekuatan pembangunan kampung ke depan harus berjalan dua jalur. Pertama memperkuat layanan dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dan kedua membuka ruang pertumbuhan ekonomi keluarga melalui sektor unggulan yang berkelanjutan.
Pergeseran orientasi ekonomi ke sektor perkebunan, bukan bertujuan meminggirkan sektor kelautan. Tetapi memberi peluang bagi masyarakat untuk memiliki alternatif pendapatan yang lebih stabil ketika sektor perikanan sedang tidak kondusif. (adv)






