BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bergerak cepat untuk mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, menargetkan dana segar tersebut sudah masuk ke rekening para pegawai pada awal Ramadan 1447 Hijriah.
Saat ini, Pemkot Bontang tengah memenuhi sejumlah tahapan administratif untuk mempercepat proses pencairan. Neni menginstruksikan setiap dinas agar segera mengajukan usulan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar proses verifikasi berjalan lancar.
“Kami menjalankan perintah tersebut dan mengupayakan pencairan secepatnya. Kami memahami pengeluaran masyarakat pasti meningkat selama bulan puasa,” ujar Neni Moernaeni, Selasa (17/2/2026).
Alokasikan Anggaran Rp20 Miliar
Pemkot Bontang merogoh kocek hingga Rp20 miliar untuk memenuhi hak THR para ASN tahun ini. Anggaran jumbo tersebut akan menjangkau seluruh instansi, mulai dari pejabat Eselon I hingga level staf terendah.
Pencairan di awal Ramadan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga daya beli para abdi negara sekaligus membantu persiapan kebutuhan selama bulan suci.
Meskipun memberikan apresiasi melalui THR lebih awal, Neni memberikan peringatan tegas terkait kinerja. Ia berharap para ASN tetap bekerja cekatan dan tidak menjadikan ibadah puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan atau membolos kerja.
“Pelayanan masyarakat tetap harus menjadi nomor satu. Jika ada yang membolos, tentu ada konsekuensi tegas yang menanti,” pungkasnya.





