NUSANTARA TERKINI – Berau merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki ragam suku, adat, agama dan budaya.
Menurut Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, kondisi ini akan menjadi fondasi utama bagi Kabupaten Berau dalam menjaga kerukunan sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
Untuk itu, sejumlah pagelaran budaya di Berau diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang mengenakan pakaian adat, tapi harus lebih dari itu.
Harus bisa menumbuhkan rasa memiliki, lebih mempererat tali persaudaraan, hingga menjadi ruang edukasi. Karena, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital dewasa ini menarik salah satu perhatian Wabup Gamalis.
Dalam hal ini, ia mengajak generasi muda Berau untuk terlihat aktif bersama-sama menjaga identitas budaya di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.
“Tidak hanya menjaga warisan leluhur, pelestarian budaya juga membuka peluang lahirnya ekonomi kreatif dan memperkuat daya tarik pariwisata Kabupaten Berau,” ujar Wabup Gamalis.
Selain itu, Wabup Gamalis juga mengatakan, kegiatan budaya yang digelar di Berau diharapkan mampu memberi dampak ekonomi terhadap masyarakat lewat industri kreatif lokal, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Lewat UMKM ini kita harus bisa memperkenalkan sejumlah produk unggulan daerah dan meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.
Lebih dari itu, Wabup Gamalis menegaskan bahwa budaya dan pariwisata merupakan dua sektor yang saling mendukung dalam pembangunan Berau.
“Kunci utamanya sinergi. Saya optimistis, dengan semangat gotong royong dan saling menghormati, Berau akan terus menjadi daerah yang aman, harmonis, serta dapat menjaga persatuan di tengah kemajemukan budaya yang ada,” pungkasnya. (*/adv)





