Wabup Gamalis Apresiasi Tampilan Anak Sekolah yang Bawakan Tarian Kebudayaan di Berau

diterbitkan: Sabtu, 23 Agustus 2025 11:19 WITA
Anak-anak sekolah yang kerap menjadi penari di acara.

TANJUNG REDEB – Tarian kebudayaan yang dibawakan para anak sekolah di setiapa genda pemerintahan menarik perhatian Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis.

Menurut Wabup Gamalis, penampilan anak sekolah ini patut diapresiasi. Ini disampaikan Wabup Gamalis usai menyaksikan tarian kreasi Bajau Berau Dayak atau tarian Babada oleh anak sekolah beberapa waktu lalu.

Penampilan dari anak sekolah tersebut tentu memiliki hal positif. Karena ini merupakan bagian dari upaya untuk terlibat aktif dalam menjaga eksistensi kebudayaan saat ini.

Baca juga  Bupati Berau Ingatkan OPD Utamakan Kualitas Pelayanan Publik

“Harus kita apresiasi. Anak-anak kita ini menari lincah, hafal setiap gerakan tariannya,” kata Wabup Gamalis.

Ia mengaku, menjaga kebudayaan dewasa ini tentu menjadi tantangan besar di tengah gempuran kemajuan teknologi yang kian pesat.

Dikhawatirkan, ketika hanya berinteraksi dengan gawai, anak akan lupa dengan kekayaan warisan budaya leluhur yang seharusnya mesti dijaga.

Baca juga  Pemkab Berau Komitmen Siapkan ASN yang Profesional, Adaptif dan Berintegritas

“Luar biasa semangatnya untuk menari, semoga selaras dengan semangat untuk menjaga warisan budayanya,” katanya.

Dalam hal ini, Wabup Gamalis berpesan agar anak-anak diberikan kemampuan seni budaya dan tari-tarian yang sarat akan nilai sejarah.

Ditopang dengan pengetahuan tentang sejarah tarian tersebut agar sang anak dapat mengerti makna dari tarian yang dibawakan.

Baca juga  Pemkab Berau Jalankan Program Tanam Pohon untuk Penanganan Deforestasi

“Saya rasa ini edukasi yang baik untuk menjaga warisan budaya,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa kebudayaan ini memiliki kaitan erat dengan semangat Berau untuk melakukan transisi ekonomi ke sektor pariwisata.

“Wisatawan juga bisa diberikan sajian budaya, sehingga tak melulu hanya menikmati kekayaan alam Berau.

“Kita harus percaya diri dengan kekayaan budaya kita,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait