Jangan Panic Buying! Bulog Berau Pastikan Stok Sembako Aman hingga Idul Fitri

diterbitkan: Selasa, 10 Februari 2026 11:26 WITA
Foto: Kantor pelayanan Bulog Berau.

BERAU – Masyarakat Kabupaten Berau tidak perlu khawatir soal ketersediaan bahan pokok menjelang momen besar Tahun Baru Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri 2026. Perum Bulog Kantor Cabang Berau memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.

Staf Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, menegaskan bahwa hingga Selasa (10/2/2026), gudang Bulog masih memiliki cadangan beras yang sangat melimpah.

Rincian Stok Sembako di Bulog Berau

Berdasarkan data terbaru, berikut adalah daftar ketersediaan komoditas pangan yang siap didistribusikan:

  • Beras SPHP: 1.000 Ton (Stok Utama)

  • Beras Premium: 44 Ton

  • Minyak Goreng Premium: 5.000 Liter (Harga Rp 21.000/liter)

  • Gula Pasir: 43 Ton

  • Daging Sapi Beku: 3 Ton (Harga Rp 132.000/kg)

  • Jagung: 134 Ton (Terserap)

Baca juga  Gubernur Kaltim Gagal Mediasi Bontang-Kutim, Tapal Batas Sidrap Menunggu Putusan MK

“Khusus untuk minyak goreng, yang kami sediakan adalah jenis premium, bukan minyak goreng rakyat,” ujar Ade Anggoro saat memberikan keterangan resmi.

Persiapan Gerakan Pangan Murah (GPM)

Selain memastikan stok di gudang, Bulog Berau juga bersiap menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 13 Februari 2026 mendatang. Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga di pasar agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Baca juga  40 Kendaraan Dinas Pemkab Berau Masih Dikuasi Pensiunan PNS, BPKAD Lakukan Penertiban hingga Pemulihan

“Seluruh komoditas ini akan kami pasarkan di GPM. Kami juga akan bersinergi dengan Dinas Pangan untuk menambah variasi komoditas yang dijual,” tambahnya.

Kendala Distribusi Kontainer

Meski stok saat ini tergolong aman, Ade mengakui adanya tantangan dari sisi logistik. Saat ini, pasokan tambahan sedang dalam perjalanan menuju Berau, namun waktu distribusi kontainer menjadi faktor penghambat utama.

Baca juga  Laporkan Jalan Putus di Pilanjau ke Gubernur Kaltim, Bupati Berau: Ini Butuh Penanganan Serius

“Stok akan terus kami tambah dan sekarang masih di perjalanan. Kendala utama memang ada pada pengiriman karena durasi distribusi kontainer yang memakan waktu cukup lama,” pungkasnya.


Bagikan:
Berita Terkait