Bukan Sekadar Healing, Wisatawan Diajak Jadi Penjaga Ekosistem Lokal

diterbitkan: Jumat, 27 Februari 2026 05:47 WITA
Pemandiran Air Panas yang jadi salah satu destinasi wisata unggulan di Berau (IST)

NUSANTARA TERKINI – Menjelang musim libur Lebaran 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mengeluarkan imbauan khusus bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.

Mengingat destinasi wisata diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan, kesadaran menjaga lingkungan menjadi kunci keberlanjutan pariwisata di Bumi Batiwakkal.

Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menekankan pentingnya sikap menghargai dan kepedulian terhadap alam saat berwisata.

Baca juga  Promosi Event Pariwisata Harus Dioptimalkan, DPRD Berau Juga Soroti Pengelolaan di Disbudpar

Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar yang bisa dilakukan adalah mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, misalnya dengan membawa botol minum atau tumbler sendiri.

“Jadilah wisatawan yang bertanggung jawab juga ya, punya tanggung jawab moril untuk destinasi wisata yang dikunjungi,” ujar Samsiah, kepada Berauterkini, Kamis (26/2/2026).

Selain urusan kebersihan, wisatawan juga diingatkan untuk disiplin mematuhi aturan yang berlaku di setiap objek wisata. 

Baca juga  Ritual Adat Bakudung Batiung hingga Maratua Jazz Isi Kalender Wisata Berau 2026

Setiap destinasi kini telah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan oleh pengelola untuk menjamin keamanan bersama serta menjaga kelestarian ekosistem lokal.

Samsiah juga memberikan saran menarik bagi para milenial dan kreator konten. 

Ia mengajak wisatawan untuk memproduksi konten media sosial yang bertanggung jawab dan edukatif.

Alih-alih hanya sekadar berfoto, konten yang dibuat langsung di lokasi diharapkan dapat menjadi sarana promosi gratis yang positif bagi destinasi tersebut.

Baca juga  5 Rekomendasi Wisata Belanja di Bontang, Dari Batik Eksklusif hingga Camilan Pesisir

“Kemudian juga mematuhi aturan-aturan yang ada di situ, mungkin aturannya banyak ya, yang basic-basic kan pasti ada di SOP-nya, tapi itu lebih kepada bertanggung jawab terhadap lingkungan,” pungkasnya. (*/Adv)

Bagikan:
Berita Terkait