NUSANTARA TERKINI – Aparat kepolisian menindak sekelompok pemuda yang menggelar konvoi keliling membangunkan sahur di kawasan Tanjung Redeb. Aksi mereka dinilai meresahkan karena memutar musik dengan volume sangat keras pada dini hari.
Rombongan pemuda asal Kecamatan Kelurahan Gunung Tabur itu terjaring razia petugas lantaran kedapatan berkendara ugal ugalan tanpa menggunakan pelindung kepala.
Kepolisian sebenarnya tidak melarang kegiatan membangunkan sahur, asalkan dilakukan dengan etika yang baik dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Kepala Bagian Operasi Polres Berau Kasiono menjelaskan, bahwa tujuan para remaja itu mungkin positif namun cara pelaksanaannya keliru. Kegiatan yang memicu kebisingan pada pukul dua pagi tersebut sangat berpotensi memancing kemarahan warga.
“Niatnya baik tapi caranya belum benar,” ujarnya Senin (3/3/26).
Hargai Waktu Istirahat Warga
Kasiono mengingatkan bahwa masyarakat di wilayah Tanjung Redeb sangat majemuk dan tidak semuanya melaksanakan ibadah puasa.
Bunyi bising dari pengeras suara jelas merampas hak warga lain yang sedang membutuhkan ketenangan di malam hari.
“Mereka juga butuh istirahat dan tidur dengan tenang,” sambungnya.
Operasi penertiban ini sekaligus merespons keluhan masyarakat soal video viral seorang perempuan yang berjoget tak pantas di atas pikap rombongan tersebut sehari sebelumnya.
Setelah didata dan diberikan teguran keras aparat kepolisian akhirnya memulangkan belasan pemuda itu ke rumah masing masing.
“Mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi,” pungkasnya.(*)





