Wisatawan Sulit Beli Oleh – Oleh, Hotel Berau Diminta Bantu Pasarkan

diterbitkan: Sabtu, 7 Maret 2026 06:28 WITA
Foto: Dekranasda Berau saat mengikuti pameran produk UMKM di luar daerah.

NUSANTARA TERKINI – Wisatawan kerap kehabisan waktu berkunjung ke pusat kota untuk berburu suvenir usai menikmati pesona pulau terluar Kabupaten Berau. Kondisi ini membuat roda ekonomi perajin lokal tersendat karena produk mereka sulit dijangkau pelancong.

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau Edy Suswanto merespons kebuntuan rantai belanja tersebut. Ia menuntut para pelaku usaha perhotelan hingga resor mengambil peran aktif menyelamatkan potensi pendapatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah daerah.

Baca juga  Rambah Pasar Nasional, UMKM Bulungan Akan Buka Gerai di Mall Sarinah Jakarta

Edy menilai, fasilitas penginapan memiliki kapasitas strategis sebagai ruang pamer utama kriya lokal. Langkah ini dinilai ampuh memanjakan pelancong yang ingin memborong buah tangan secara praktis.

“Wisatawan yang datang bisa langsung melihat dan mengenal kekayaan kriya Berau tanpa harus mencari ke tempat lain,” ujar Edy Suswanto pada Jumat (6/3/26).

Sinergi Selamatkan Cuan Perajin

Baca juga  Perkuat Daya Saing Batik Lokal, Bupati Berau Buka Dekranasda Expo di Panggung Barintak

Para pelancong lazimnya lebih suka menghabiskan waktu menikmati fasilitas penginapan atau kedai kopi di destinasi unggulan seperti Pulau Maratua. Mereka seharusnya tetap bisa menemukan karya perajin lokal saat sedang bersantai di kawasan wisata tersebut tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

“Ini tentu menjadi peluang besar bagi UMKM kita,” katanya.

Sebagian pengusaha sektor pariwisata sebenarnya sudah mulai menyediakan gerai khusus untuk menjajakan produk lokal. Namun langkah tersebut perlu diperluas agar terbentuk ekosistem pariwisata yang kuat dan mandiri secara ekonomi.

Baca juga  Capai 24,4 Persen dari Target, Menteri Investasi Optimistis Realisasi Tahun Ini Tembus Rp 2.041 Triliun

“Kita berkomitmen terus mendorong kolaborasi antara sektor pariwisata dan UMKM,” tandasnya.

Bagikan:
Berita Terkait