NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau mulai memanaskan mesin persiapan angkutan mudik menjelang hari raya Idulfitri. Dinas Perhubungan Berau saat ini terus bersiaga mengantisipasi pergerakan warga yang hendak pulang kampung.
Fokus utama saat ini adalah, kesiapan armada transportasi darat yang melayani perjalanan antarkota. Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Berau, Hendra Syaifuddin menyebut, pihaknya sudah menyiagakan enam unit bus untuk tahap awal.
Angka tersebut dinilai belum mutlak dan masih sangat mungkin mengalami penyesuaian. Petugas membuka ruang untuk menambah jumlah kendaraan jika terjadi pergerakan pemudik secara drastis.
“Jumlahnya masih bisa bertambah menyesuaikan perkembangan jumlah penumpang di lapangan nantinya,” ujarnya pada Senin (09/3/26).
Armada darat yang digunakan adalah bus DAMRI, yang selama ini melayani sejumlah rute di Kabupaten Berau. Dari perkiraan awal, rute Berau–Samarinda diprediksi menjadi jalur dengan mobilitas pemudik paling tinggi.
Siagakan Trasportasi Air
Selain transportasi darat, Dishub Berau juga menyiagakan sekitar 25 unit speedboat di Dermaga Sanggam untuk melayani transportasi laut dan sungai.
“Armada terdiri dari berbagai tipe, mulai dari speedboat satu mesin, hingga dua mesin dengan kapasitas penumpang antara 10 hingga 20 orang,” terangnya.
Hendra menjelaskan, untuk rute Berau–Tanjung Selor hingga kini belum terlihat adanya peningkatan signifikan. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlah penumpang pada rute tersebut memang tidak terlalu besar.
Biasanya, lanjut dia, penumpang ke Tanjung Selor tidak terlalu ramai saat Lebaran, karena mayoritas masyarakat di sana nonmuslim.
“Jadi transportasi lebih banyak digunakan untuk keperluan aktivitas kerja atau liburan,” jelasnya.
Pantau Sistem Digital
Sementara itu, potensi lonjakan penumpang pada armada DAMRI juga masih dipantau. Hal ini karena sistem pemesanan tiket dilakukan secara online dan terhubung langsung dengan pihak provinsi Kalimantan Timur.
“Dalam rapat koordinasi memang ada opsi penambahan armada, tetapi keputusan itu akan melihat perkembangan dari sistem tiket yang berjalan,” pungkasnya. (/)





