Rela Tinggal di Rumah Dinas Setengah Jadi, Segini Harta Gubernur Kaltara Zainal Paliwang

diterbitkan: Jumat, 13 Maret 2026 02:55 WITA

NUSANTARA TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengambil keputusan mengejutkan dengan menempati rumah jabatan baru yang belum rampung. Bangunan megah di kawasan pusat pemerintahan Gunung Puspen Tanjung Selor itu masih dalam tahap pengerjaan pada beberapa bagian vital.

Fasilitas penunjang aktivitas harian seperti dapur dan garasi kendaraan dinas dilaporkan belum siap digunakan oleh pelaksana proyek. Rumah dinas orang nomor satu di provinsi ini bahkan belum memiliki pagar keliling.

Kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan niat sang gubernur untuk segera menghidupkan suasana di kompleks pemerintahan baru itu. Ia memilih merangkai kepindahan ini dengan kegiatan safari Ramadhan di Kabupaten Bulungan agar roda pemerintahan berjalan efisien.

Gubernur mengakui masih ada sejumlah bagian bangunan yang belum tuntas dikerjakan. “Memang masih ada beberapa fasilitas yang belum selesai,” ujarnya belum lama ini.

Baca juga  Gubernur Kaltara Pantau Situasi Malam Takbiran di Bulungan

Tolak Biarkan Aset Kosong

Zainal secara pragmatis memilih untuk segera menempati aset negara tersebut agar tidak terbengkalai. Ia menilai menempati rumah yang setengah jadi jauh lebih bermanfaat sekaligus memudahkannya memantau pekerja secara langsung.

Langkah kepindahan ke Gunung Puspen ini sekaligus menandai babak baru kemandirian infrastruktur pemerintahan setempat. Sebab selama belasan tahun provinsi ini berdiri para pemimpin daerah selalu menempati rumah dinas berstatus pinjam pakai.

Zainal memastikan rumah jabatan lama peninggalan pemerintah kabupaten akan segera diserahkan kembali secara resmi. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan fasilitas yang diberikan selama satu dekade terakhir.

Baca juga  Gubernur Kaltara Tegaskan BPKP Sebagai Mitra Pemerintah Daerah

Kekayaan Fantastis Sang Gubernur

Keputusan sederhana menempati rumah tanpa pagar ini rupanya berbanding terbalik dengan kekayaan pribadi sang kepala daerah. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara terbaru Zainal tercatat memiliki total kekayaan mencapai lebih dari tiga puluh tujuh miliar rupiah.

Sebagian besar pundi kekayaannya didominasi oleh aset tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai daerah. Aset properti terbesar miliknya berupa tanah dan bangunan di Jakarta Selatan yang ditaksir bernilai dua puluh lima miliar rupiah.

Ia juga tercatat memiliki properti miliaran rupiah di daerah Bogor serta Semarang. Total aset properti berupa tanah dan bangunan miliknya menembus angka tiga puluh enam miliar rupiah.

Koleksi Kendaraan Sederhana

Meski memiliki aset properti raksasa isi garasi pribadi Zainal justru terbilang cukup sederhana. Nilai total alat transportasi yang dilaporkannya hanya berkisar enam ratus enam puluh dua juta rupiah.

Baca juga  Kapolda dan Gubernur Kaltara Minta Pemudik Perhatikan Kondisi Rumah

Koleksi kendaraannya terdiri dari satu unit sepeda motor Yamaha Mio keluaran tahun 2013. Sedangkan untuk mobil ia hanya mengandalkan Toyota Fortuner tahun 2005 dan sebuah sedan Toyota Camry.

Kesederhanaan garasi pribadinya ini seakan sejalan dengan keputusannya menempati rumah dinas yang fasilitas garasinya pun belum selesai dibangun. Ia menegaskan alasannya menempati bangunan tersebut murni agar aset negara bisa langsung dimanfaatkan.

“Daripada kosong tidak ada yang tempati lebih baik kita mulai gunakan saja,” tegas Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang.

Bagikan:
Berita Terkait