Begini Kronologi Kebakaran Jalan Padat Karya Balikpapan yang Hanguskan 5 Rumah Warga

diterbitkan: Jumat, 8 Mei 2026 01:41 WITA
Suasan kebakaran di Balikapapn, Kamis (07/6/26) siang.

NUSANTARA TERKINI – Kawasan padat penduduk di Jalan Padat Karya No.17, RT 7, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, mencekam pada Kamis (7/5/2026) siang.

Amukan si jago merah menghanguskan sedikitnya lima unit rumah warga dan memaksa puluhan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kejadian bermula sekitar pukul 10.18 WITA, saat kepulan asap hitam tiba-tiba membumbung tinggi dari salah satu rumah warga.

Kondisi permukiman yang berhimpitan membuat api dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya, memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat.

Ketua RT 7 Muara Rapak, Eka Ratmidi, mengonfirmasi bahwa musibah ini berdampak langsung pada enam Kepala Keluarga (KK).

Baca juga  Balikpapan Menuju Kota Inklusi: Dubes Australia Tinjau Langsung Hak Disabilitas di Akar Rumput

Selain kerugian materiil, seorang warga dilaporkan menjadi korban luka dalam upaya menyelamatkan diri atau memadamkan api.

“Ada lima rumah yang terbakar, dihuni oleh enam KK. Satu warga mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Eka di lokasi kejadian.

Diduga Akibat Aktivitas Dapur

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun di lapangan, api diduga kuat berasal dari kompor salah satu rumah warga.

Namun, pihak kepolisian dan otoritas terkait masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Baca juga  Semarak suasana Ramadhan, alumni IPB di Balikpapan Salurkan Santunan Ke Panti Asuhan

Sesaat setelah api muncul, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Sayangnya, material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api sulit dikendalikan sebelum armada pemadam tiba.

Operasi Pemadaman di Gang Sempit

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan total 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengepung api.

Mengingat lokasi kebakaran berada di gang yang cukup sempit dengan kepadatan bangunan yang tinggi, proses pemadaman mendapat bantuan dari personel Brimob serta para relawan.

Baca juga  Ikut Tumbuh Bersama IKN, CIMB Niaga Siap Membangun Cabang di Nusantara

“Kami turunkan 12 unit mobil pemadam. Karena lokasinya padat penduduk dan aksesnya cukup sulit, kami dibantu personel Brimob dan relawan agar api tidak meluas ke rumah warga lainnya,” jelas Usman.

Api baru berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama beberapa jam. Setelah api padam, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api (smoldering) yang tersisa.

Saat ini, para korban yang rumahnya rata dengan tanah telah ditempatkan di lokasi penampungan darurat sembari menunggu pendataan dan penyaluran bantuan logistik lebih lanjut dari Pemerintah Kota Balikpapan.(Red/NT)

Bagikan:
Berita Terkait