NUSANTARA TERKINI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Wakil Bupati Berau, Gamalis meninjau kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) Gunung Tabur. Dalam tinjauannya, ia menyorot penurunan jumlah hewan yang akan dipotong di RPH.
Selain jumlah hewan yang akan dipotong, Gamalis juga menyoroti sejumlah persoalan seperti fasilitas dan kekurangan tenaga kerja yang menurutnya mendesak untuk segera dibenahi.
“Sementara ini, yang tercatat 14 ekor sapi yang akan dipotong di RPH. Ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 28 ekor,” terang Gamalis.
Dia berpendapat, penurunan jumlah hewan kurban di RPH tersebut terjadi lantaran banyak kegiatan pemotongan sapi yang dilakukan di luar RPH, seperti di masjid-masjid. Hal ini juga disebabkan oleh keberadaan tenaga pemorong gewan yang sudah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sementara itu, berkaitan dengan fasilitas pemotongan hewan, ada beberapa yang menjadi perhatian serius Gamalis. Contohnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dia menjelaskan, informasi yang ia terima terdapat kerusakan pada pipa pembungan akibat dilalui hewan berbobot besar.
“Iya informasinya pipanya pecah karena dilewati hewan yang besar. Tapi ya ini harus segera diperbaiki, karena ini sangat vital perannya,” tambah Gamalis.
Selain hal tersebut, Gamalis juga memperhatikan jumlah tenaga pemotong dan juru sembelih di RPH Gunung Tabur. Dari laporan yang ia dapat, hanya terdapat satu juru sembelih di RPH tersebut. Padahal idealnya diperlukan empat orang tenaga sembelih untuk mengoptimalkan pekerjaan.
“Kita perlu akui, memang personelnya masih kurang. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk segera dibenahi,” pungkasnya. (adv)





