Keliling Subuh ke Pondok Pesantren, Kapolda Kaltara Ajak Perangi Narkotika

diterbitkan: Minggu, 1 November 2026 12:12 WITA
Kapolda Kaltara saat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di Pesantren Hidayatullah. (Foto: Humas Polda Kaltara)

NUSANTARA TERKINI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara), Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik melakukan program keliling subuh ke sejumlah pondok pesantren.

Lewat kegiatan ini, Kapolda mempererat silaturahmi dengan kalangan santri sekaligus mengajak mereka untuk mengambil peran aktif dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, Kapolda mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah di Tanjung Selor pada Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat subuh berjemaah bersama para pengurus pondok pesantren, tokoh agama, serta para santri dari pesantren tersebut.

Baca juga  Dua SD di Bulungan Alami Kerusakan, Bupati Janji Segera Diperbaiki

Dalam kesempatan itu, Kapolda menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif.

Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui kepedulian, kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan para santri agar senantiasa membentengi diri dengan keimanan, ilmu pengetahuan, serta pergaulan yang positif sehingga tidak mudah terjerumus dalam bahaya narkotika.

Baca juga  Bupati Syarwani Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Sukseskan Birau Bulungan Tahun Ini

Termasuk para pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, orang tua dan seluruh masyarakat juga didorong untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Saya berpesan kepada seluruh adik-adik santri, jangan pernah mendekati apalagi mencoba narkotika. Sekali terjerumus, dampaknya dapat merusak masa depan, kesehatan, bahkan kehidupan kalian,” tuturnya.

Selain itu, Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak takut dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya.

Baca juga  Retribusi Tengkayu I Tarakan Dievaluasi, Asisten III: Harus Satu Semangat

“Silakan sampaikan informasi tersebut kepada saya selaku Kapolda Kaltara melalui saluran pengaduan resmi Polda Kaltara. Identitas pelapor akan kami jaga sesuai ketentuan,” tegasnya.

“Jangan biarkan narkotika merusak generasi muda kita, mari bersama-sama kita perangi narkoba demi masa depan Kalimantan Utara yang lebih baik,” sambungnya.

Kegiatan subuh keliling merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, tidak hanya untuk mempererat hubungan silaturahmi, tapi juga menjadi ruang komunikasi dua arah dalam menyerap aspirasi, mendengarkan masukan, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. (**)

Bagikan:
Berita Terkait