Harga BBM Non-Subsidi di Kaltim Melambung Per 18 April, Dexlite Tembus Rp 24 Ribu

diterbitkan: Sabtu, 18 April 2026 12:13 WITA
Antrean kendaraan yang hendak membeli BBM di SPBU.

NUSANTARA TERKINI – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk wilayah Kalimantan Timur.

Perubahan harga yang berlaku mulai Sabtu (18/04/2026) ini menunjukkan kenaikan yang cukup drastis pada beberapa jenis bahan bakar berkualitas tinggi.

Berdasarkan data terbaru, kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok bahan bakar diesel. Harga Dexlite yang sebelumnya berada di angka Rp 14.500 kini meroket menjadi Rp 24.150 per liter.

Baca juga  Selama Ramadan, Pertamina Pastikan Stok BBM di Papua Aman

Hal serupa terjadi pada Pertamina Dex yang naik dari Rp 14.800 menjadi Rp 24.450 per liter.

Lonjakan Harga Pertamax Turbo

Selain bahan bakar diesel, jenis bahan bakar mesin bensin kategori high octane juga mengalami kenaikan signifikan.

Pertamax Turbo kini dibanderol dengan harga Rp 19.850 per liter, naik hampir Rp 6.500 dari harga sebelumnya yang hanya Rp 13.350 per liter.

Baca juga  Aksi 21 April Dibayangi "Provokasi", Kapolda Kaltim: Masyarakat Jangan Mau Diadu Domba!

Kenaikan ini disinyalir mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia serta penyesuaian nilai tukar rupiah.

Meski demikian, untuk jenis Pertamax terpantau tetap stabil di angka Rp 12.600 per liter, dan Pertamax di Pertashop dipatok seharga Rp 12.500 per liter.

Berikut rincian perubahan harga BBM di Kalimantan Timur (18 April 2026):

  • Dexlite: Rp 24.150 (Sebelumnya Rp 14.500)
  • Pertamina Dex: Rp 24.450 (Sebelumnya Rp 14.800)
  • Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Sebelumnya Rp 13.350)
  • Pertamax: Rp 12.600 (Tetap)
  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500 (Tetap)
Baca juga  Saat Sepinggan Istirahat Siang, APT Pranoto Samarinda Siap Sambut Penumpang Jakarta

Penyesuaian harga ini diharapkan dapat dipahami oleh masyarakat luas sebagai bagian dari dinamika industri energi global.

Para pengendara diimbau untuk mengecek kembali saldo non-tunai mereka sebelum melakukan pengisian di SPBU terdekat guna menyesuaikan dengan tarif terbaru ini.(*/Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait