APBD Kukar Diproyeksikan Hanya Rp7,35 Triliun di 2026, Merosot Tajam Dibanding Tahun Ini

diterbitkan: Selasa, 29 Juli 2025 04:19 WITA
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyerahkan Dokumen Rancangan KUA PPAS ke DPRD Kukar (IST)

KUTAI KARTANEGARA – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Paripurna ke-29 dengan agenda penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 pada Senin (28/7/2025) sore.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Usai membacakan dokumen rancangan KUA-PPAS, orang nomor satu di Kukar tersebut pun langsung menyerahkan dokumen ke pimpinan DPRD Kukar.

Baca juga  32 Puskesmas di Kukar Punya Layanan UGD 24 Jam, Bupati Sebut Berobat Cukup Bawa KTP Saja

Dalam penyampaiannya, Aulia mengatakan bahwa APBD Kukar tahun 2026 diprediksi mengalami penurunan signifikan. Jumlahnya diperkirakan hanya Rp7,35 triliun.

“Diproyeksikan turun signifikan dibandingkan tahun ini. Tahun ini, kita tetapkan di Rp11,6 triliun, namun dari proyeksi yang sudah disusun, sementara ini baru ada di angka Rp7,5 triliun,” terang Aulia.

Meski turun signifikan, Aulia memastikan sektor  pelayanan dasar bagi masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama Pemkab Kukar. “Saya sampaikan, bahwa pelayanan seperti kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial tidak akan terganggu,” jelasnya.

Baca juga  Pawai Obor Pertama di IKN, Di Ikuti Puluhan Peserta

Selain itu, penurunan proyeksi APBD dikatakannya tidak akan mempengaruhi program-program yang tertuang dalam Kukar Idaman Terbaik,

““Kita akan melihat lebih detail lagi seperti apa pos-pos tersebut. Karena apa? Karena memang masa kepemimpinan kali ini itu masa transisi. PPAS ini harus disampaikan kepada DPRD paling lambat 30 Juli, dan kami sudah memenuhi itu, dan selanjutnya berproses untuk perbaikan-perbaikan,” pungkasnya.

Baca juga  Kalah Saing dengan Tarakan, Pasokan Cabai di Tana Tidung Kritis

Bagikan:
Berita Terkait