Areal Sawah Diperluas, Pemkab Berau Dorong Penguatan Alsintan

diterbitkan: Sabtu, 3 Oktober 2026 02:45 WITA
Salah satu alsintan berupa mesin panen padi modern di Kabupaten Berau. (Foto: NT)

NUSANTARA TERKINI – Areal persawahan di Kabupaten Berau terus diperluas sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Perluasan lahan tersebut turut diikuti dengan penguatan sarana produksi, khususnya alat dan mesin pertanian (alsintan) agar kapasitas pertanian dapat berjalan seiring dengan bertambahnya areal sawah.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong penguatan alsintan untuk mendukung aktivitas petani, terutama pada wilayah yang mengalami pengembangan areal persawahan.

Dukungan tersebut turut datang dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui penyaluran alsintan ke dua wilayah di Kabupaten Berau, yakni Kampung Semurut dan Labanan Jaya.

Baca juga  Bupati Ingin Gotong Royong Sungai Kembali Dilakukan, Jaga Lingkungan dan Warisan Budaya

Bantuan yang disalurkan masing-masing satu unit combine harvester atau mesin panen padi modern.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini mengatakan, dukungan combine harvester ini sangat penting untuk menunjang proses produksi hasil persawahan di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

“Alsintan kita sudah ada, tapi kita masih butuh penambahan. Untuk bantuan ini akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” kata Lita.

Kebutuhan Petani Dipetakan

Dalam melakukan pengusulan ke pemerintah pusat, daerah tidak menggunakan pola pengusulan dalam bentuk satu jenis alsintan. Tapi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan daerah masing-masing.

Baca juga  Investasi Berau Tembus Rp8,7 Triliun, Bupati Sri Komitmen Perkuat Kemitraan

Lita mengatakan, teknisnya sudah dilakukan dengan pemetaan kebutuhan petani di setiap kampung, mulai dari dukungan benih, infrastruktur pengairan beserta pompa air, hingga traktor dan mesin panen.

“Pola ini kita lakukan agar alsintan yang diperbantukan benar-benar dapat menjawab apa yang menjadi kebutuhan petani di lapangan,” tuturnya.

Kebutuhan tambahan mesin panen di Kampung Semurut dibutuhkan seiring dilakukannya pembukaan areal sawah baru. Demikian juga di Labanan Jaya.

Informasi yang dihimpun media ini, di Kampung Semurut terdapat 137,8 hektare lahan baru yang masih dalam proses pengerjaan. Jika semua dijalankan, Semurut akan memiliki total 277,8 hektare sawah.

Baca juga  Pemkab Berau Tumbuhkan Semangat Berkarya Pelajar lewat Fashion Carnival

Sementara di Labanan Jaya saat ini memiliki total 336 hektare lahan sawah. Total luasan ini terdiri dari 268 hektare sawah eksisting dan 68 hektare tambahan dari pembukaan sawah baru.

Penambahan areal persawahan ini yang kemudian membuat perlunya penambahan alsintan. Harapannya, penambahan combine harvester di dua kampung ini dapat mempercepat proses panen dengan menggunakan peralatan yang maksimal. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait