Berau Menuju 100 Motif Batik, Bupati Sri Juniarsih Tagih Kreativitas Kampung

diterbitkan: Selasa, 17 Maret 2026 07:00 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (Foto: Zuhrie/NT)

NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong agar seluruh kampung di wilayah Kabupaten Berau segera melahirkan motif batik khas masing-masing.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya memperkuat identitas budaya sekaligus menonjolkan potensi daerah yang beragam pada Selasa (17/3/26).

Sri Juniarsih menilai bahwa, batik hasil karya warga kampung memiliki peluang ekonomi yang sangat besar jika dikembangkan secara serius.

“Produk seni ini tidak hanya menjadi pajangan, namun diproyeksikan menjadi komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM,”ujar orang nomor satu di Berau tersebut.

Baca juga  Perum Bulog Berau Akan Serap Jagung Petani Lokal, Harga Pembelian Rp5.500 per Kg dengan Syarat

Kekayaan alam dan tradisi yang tersebar di setiap sudut kampung, dapat menjadi sumber inspirasi utama bagi para perajin lokal.

Unsur kearifan lokal tersebut diyakini mampu menciptakan perbedaan mencolok antara satu motif dengan motif lainnya.

“Setiap kampung di Berau memiliki potensi yang unik dan ketika potensi itu diangkat menjadi motif batik maka identitas budaya akan semakin kuat,”katanya.

Baca juga  Bupati Sampaikan Kebanggaannya Usai Lihat UMKM di Tepian Ahmad Yani: Semakin Tertata dan Menarik

Dorongan Pengembangan Produk Tenun

Keberagaman corak yang saat ini mulai muncul dari beberapa kampung, dianggap sebagai modal kuat untuk menarik minat pasar lebih luas.

Pemerintah daerah melihat konsistensi dalam pembinaan dan pelatihan menjadi kunci utama agar batik kampung naik kelas.

Selain fokus pada wastra batik, kepala daerah juga meminta agar kerajinan tenun di tingkat kampung mulai diperhatikan secara serius.

“Tenun merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai jual tinggi apabila dikelola dengan manajemen yang profesional,”bebernya.

Baca juga  Sektor Pajak Loyo Target PAD Berau Jeblok, Hanya Capai 80 Persen dari Target

Pemerintah optimistis bahwa melalui promosi yang berkelanjutan serta peningkatan keterampilan perajin maka produk Berau mampu bersaing secara nasional.

Dukungan penuh akan diberikan agar setiap kampung memiliki produk unggulan yang membanggakan.

“Harapannya kampung-kampung yang sudah lebih dulu berkembang bisa menjadi contoh bagi kampung lain untuk mengangkat potensi budayanya menjadi produk yang bernilai ekonomi,” tutup dia.(*)

Bagikan:
Berita Terkait