Bukan Sebatas Fasilitas Kesehatan, DPRD Berau Ingatkan Tenaga Kesehatan Harus Dipikirkan

diterbitkan: Jumat, 7 November 2025 10:12 WITA
Persoalan TPP bagi tenaga kesehatan di RSUD dr Abdul Rivai Berau masih belum tuntas (IST)

BERAU – Anggota DPRD Berau, Frans Lewi mengingatkan agar dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas sektor kesehatan di Berau, Pemkab Berau tidak hanya fokus pada pembangunan fasilitas maupun infrastruktur kesehatan saja.

Namun, kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan juga harus menjadi prioritas utama yang harus dipenuhi. Dia mencontohkan, jumlah dokter spesialis di RSUD Abdul Rivai Berau masih terbatas. Kekurangan tenaga kesehatan yang ahli rupanya memberikan dampak signifikan bagi kualitas layanan kesehatan di Bumi Batiwakkal.

Baca juga  Pasar SAD Berau Dipasangi Portal Elektronik, DPRD Berau Sampaikan Dukungan

“Ini harus jadi perhatian serius terhadap kekurangan tenaga dokter spesialis. Supaya ke depan layanan kesehatan bisa kita optimalkan,” tegas dia.

Dia menerangkan, kurangnya dokter spesialis mebuat pasien dengan riwayat penyakit tertentu harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain, seperti RS yang ada di Samarinda, Berau, hingga Tarakan, Kalimantan Utara.

Frans menambahkan, ia sempat melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Tarakan. Dalam kunjungan tersebut, ia mendapati ketersediaan tenaga medis sudah lebih maju ketimbang di Kabupaten Berau. Ia menyebut Ada beberapa point dapat diambil dari hasil kunjungan tersebut.

Baca juga  DPRD Berau Minta Pemkab Terus Optimalkan Pendampingan untuk Pelaku UMKM, Bawa Produk Berau ke Pasar yang Lebih Luas

“Selama ini, Tarakan kerap menjadi rujukan masyarakat Berau untuk melanjutkan pengobatan,” ujarnya.

Frans pun berharap pemerintah daerah maupun manajemen rumah sakit di Berau bisa konsisten untuk pembaharuan layanan bagi masyarakat.

“Karena kasihan warga kita juga harus keluar daerah berobat karena lebih maksimal di sana ketimbang didaerah sendiri,” tutupnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait