NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengajak masyarakat untuk menanam cabai secata mandiri di pekarangan rumah. Hal ini disampaikan untuk mendukung kemandirian pangan, dan menekan potensi inflasi yang kerap terjadi pada beberapa komoditas bahan pokok.
Selain cabai, dia juga mengajak masyarakat untuk menanam sendiri beberapa sayur-sayuran yang bisa dimanfaatkan sebagai konsumsi pribadi. Menurutnya, kemandirian pangan bisa dimulai dari rumah, bukan melalui pertanian/perkebunan skala besar.
“Memang tidak semua bahan pokok bisa kita tanam secara mandiri, tapi setidaknya ada beberapa jenis yang kita bisa tanam. Harapannya semoga kalau harga naik, kita bisa memenuhi kebutuhan secara mandiri,” jelas Bupati.
Dia menyebut, meskipun cabai beberapa waktu ini tidak menjadi penyumbang inflasi di Berau, namun langkah antisipatif tetap harus dilakukan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, pada April 2026, komoditas seperti cabai rawit, daging ayam ras, cabai merah, dan kacang panjang tercatat menjadi penyumbang deflasi pada periode yang sama.
Sementara untuk angka inflasi, Kabupaten Berau pada April 2026 tercatat sebesar 2,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,50. Sementara inflasi month to month (m-to-m) mencapai 0,50 persen dan year to date (y-to-d) sebesar 1,10 persen.
Kenaikan inflasi terutama dipicu kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencapai 3,30 persen. Selain itu, sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan tertinggi sebesar 11,43 persen.
Sejumlah komoditas yang dominan menyumbang inflasi April 2026 di antaranya ikan layang, tomat, angkutan udara, jagung manis, minyak goreng, bawang merah, hingga solar. (adv)





