Pemkab Berau Rencanakan Rumah Produksi Kakao untuk Genjot Produksi UMKM Coklat

diterbitkan: Minggu, 9 November 2025 02:48 WITA
Petani Kakao asal Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, saat menunjukkan buah kakao berkualitas tinggi hasil kebunnya. (IST)

BERAU – Produk coklat hasil olahan kakao di Berau kini makin tersohor. Komoditas tersebut dianggap memiliki peluang besar untuk dikembangkan hingga menyentuh pasar yang lebih luas, bahkan hingga go internasional.

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan coklat asal Berau bukan sebatas oleh-oleh khas Berau saja. Namun juga bentuk dari pemberdayaan masyarakat lokal, dan upaya meningkatkan ekonomi kreatif untuk meningkatkan potensi daerah.

Baca juga  Berau Jadi Magnet Wisata, Sri Juniarsih: Ini Peluang Besar untuk Rakyat

“Pengelolaan coklat ini salah satu wujud nyata dari pengembangan ekonomi kreatif. Sampai saat ini, produk yang dihasilkan dari pelaku UMKM dari coklat itu sudah berhasil dikenal secara global,” ucap Sri.

Dia menerangkan, dalam upaya memperkuat industri coklat di Berau, Pemkab Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) sedang menyiapkan pembangunan rumah produksi kakao di Kampung Merasa.

Baca juga  Pengembangan Biogas Kohe untuk Pembuatan Pupuk Mandiri di Pesayan dan Sukan

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Berau membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mendukung pengolahan kakao dan memperluas pemasarannya. Sehingga, ia berharap coklat Berau bisa menjadi produk unggulan yang membawa nama daerah ke tingkat nasional dan internasional.

“Kami berharap, dan sebenarnya yakin, pengembangan coklat lokal ini juga bisa membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati.

Baca juga  Diskoperindag Berau Gelar Pelatihan Keamanan Pangan, Pastikan Produk UMKM Bisa Diterima Pasar

Untuk informasi, Kampung Merasa sudah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan kakao berdasarkan SK Bupati Nomor 490 Tahun 2023. Rencananya, lahan yang akan digunakan untuk membangun rumah produksi tersebut merupakan hibah dari Kepala Kampung Merasa. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait