Dinkes Kaltara Turunkan Tim Antisipasi Munculnya Kejadian Luar Bias Pasca Banjir

diterbitkan: Rabu, 28 Mei 2025 09:24 WITA
Salah satu titik banjir di Bulungan yang terjadi beberapa waktu lalu.

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) turut mengambil peran dalam pencegahan dampak buruk yang terjadi pasca banjir.

Ini sebagai bentuk tindak lanjut dari penetapan status tanggap darurat dan siap siaga bencana tingkat Provinsi Kaltara yang berlaku mulai 26 Mei – 31 Desember 2025.

Kepala Dinkes Kaltara, Usman mengatakan, pasca banjir itu, hal yang perlu diwaspadai dan diantisipasi itu adalah timbulnya kejadian luar biasa (KLB), di antaranya seperti penyakit diarer.

Baca juga  500 Hektare Lahan Perkebunan Kakao di Berau Terdampak Banjir, Sebagian Tanaman Mati dan Hanyut

“Semoga tidak ada. Tapi sampai sekarang belum ada laporan terkait adanya kejadian luar biasa yang timbul pasca banjir,” ujar Usman.

Kendati demikian, Usman mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi timbulnya KLB pasca bencana ini.

“Kalau kita harapannya tidak ada penyakit yang timbul sebagai dampak dari banjir ini. Terhadap hal ini, kita sudah melakukan upaya penanganan dari tingkat bawah,” tuturnya.

Baca juga  Truk Box Versus Motor 'Adu Banteng' di Jalan Poros Bulungan-Berau, Satu Korban Meninggal di Tempat

Sebagai bentuk langkah konkret, Dinkes Kaltara juga menurunkan tim ke beberapa tempat, salah satunya di Peso dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pastinya, semua perangkat daerah terkait harus siap untuk melakukan tindakan penanganan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing pasca penetapan status tanggap darurat dan siap siaga bencana tingkat provinsi ini.

Baca juga  Konektivitas Wilayah Jadi Prioritas Utama Gubernur dan Wagub Kaltara

“Upaya-upaya optimal terus kita dilakukan. Termasuk dengan menyiapkan bantuan obat-obatan,” tuturnya.

Untuk diketahui, penetapan status tanggap darurat dan siap siaga bencana tingkat Provinsi Kaltara ini sebagai tindak lanjut dari bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau baru-baru ini. (**)

Bagikan:
Berita Terkait