NUSANTARA TERKINI – Alokasi anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau untuk Tahun Anggaran 2026 menjadi perhatian.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran akibat tren pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, Dispora Berau justru mematok anggaran perjalanan dinas dengan nilai fantastis mencapai Rp2.154.842.400.
Angka yang menyentuh nilai Rp2,1 miliar ini terungkap melalui dokumen rencana pengadaan yang diunggah di portal Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP.
Berdasarkan rangkuman data tersebut, dana jumbo ini dialokasikan untuk mobilitas pegawai dalam berbagai kegiatan koordinasi, konsultasi, hingga monitoring.
Ironi di Tengah Minimnya Dukungan Atlet
Tingginya biaya perjalanan dinas ini sangat kontras dengan keluhan klasik mengenai minimnya dukungan anggaran untuk pembinaan cabang olahraga (cabor) dan atlet di Bumi Batiwakkal saat akan bertanding mewakili Berau di level kaltim maupun nasional.
Sejumlah pegiat olahraga kerap menyuarakan sulitnya mendapatkan bantuan fasilitas maupun dana operasional untuk pengembangan prestasi atlet lokal.
Namun, dalam rencana kerja tahun 2026, Dispora Berau justru menganggarkan biaya perjalanan ke luar daerah mencapai Rp1,44 Miliar dan perjalanan dalam daerah sebesar Rp712 Juta.
Rincian Paket Perjalanan Dinas itu merujuk pada data SiRUP LKPP, anggaran tersebut tersebar di beberapa paket kegiatan.
Beberapa di antaranya memiliki nilai pagu yang cukup mencolok, antara lain:
| No | Nama Paket Kegiatan (Sesuai Dokumen) | Pagu Anggaran | Jenis Perjalanan |
| 1 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Paket 63697874 | Rp 473.490.000 | Luar Daerah |
| 2 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Paket 63697902 | Rp 325.450.000 | Luar Daerah |
| 3 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Paket 63697916 | Rp 210.000.000 | Luar Daerah |
| 4 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Paket 63697950 | Rp 180.000.000 | Luar Daerah |
| 5 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Paket 63698192 | Rp 156.671.200 | Luar Daerah |
| 6 | Belanja Perjalanan Dinas Biasa (Luar Kota) – Koordinasi Teknis | Rp 100.000.000 | Luar Daerah |
| 7 | Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota – Paket 63697903 | Rp 182.231.200 | Dalam Daerah |
| 8 | Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota – Paket 63697892 | Rp 140.000.000 | Dalam Daerah |
| 9 | Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota – Paket 63697912 | Rp 125.000.000 | Dalam Daerah |
| 10 | Monitoring & Evaluasi Organisasi Olahraga (Dalam Kota) | Rp 105.000.000 | Dalam Daerah |
| 11 | Monitoring Sarana & Prasarana Olahraga (Dalam Kota) | Rp 90.000.000 | Dalam Daerah |
| 12 | Perjalanan Dinas Koordinasi Laporan Keuangan (Luar Daerah) | Rp 67.000.000 | Luar Daerah |
| TOTAL | AKUMULASI KESELURUHAN | Rp 2.154.842.400 |
Tuntutan Efisiensi
Publik kini mempertanyakan efektivitas dari banyaknya perjalanan dinas tersebut. Pasalnya, dengan kondisi fiskal daerah yang sedang diperketat akibat pemangkasan transfer daerah, setiap rupiah di APBD seharusnya diprioritaskan langsung pada sektor-sektor produktif. Seperti penyediaan sarana olahraga yang layak dan peningkatan insentif atlet yang selama ini masih dianggap minim.
Mekanisme pengadaan untuk perjalanan dinas ini masuk dalam kategori “Pengadaan Dikecualikan” dengan sumber dana sepenuhnya dari APBD 2026 Kabupaten Berau.(*)
Sumber Data: Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Tahun Anggaran 2026.






