Disbudpar Berau Gandeng Lembaga Kursus Beri Pelatihan Bahasa Inggris untuk Pekerja di Sektor Wisata

diterbitkan: Jumat, 5 Desember 2025 05:06 WITA
Pelatihan Bahasa Inggris yang dilaksanakan Disbudpar Berau untuk para pekerja di sektor wisata di Berau (IST)

BERAU – Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan mutu layanan pariwisata di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Pelatihan Bahasa Inggris yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Dalam pelatihan tersebut, Disbudpar Berau dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau bekerja sama dengan salah satu lembaga kursus untuk memberikan pelatihan berbahasa Inggris bagi para pemandu wisata, dan juga pengemudi speed boat di Bumi Batiwakkal.

Baca juga  Ratusan Seniman dan Pelaku UMKM Meriahkan Karrap Fest, Harap Kesuksesan yang Sama di Tahun Depan

Adyatama Kepariwisataan & EK Ahli Muda Penata Tingkat I Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Asri Toldo menerangkan bahwa pelatihan perdana sudah dimulai pada akhir November lalu, yang berlokasi di Dermaga Wisata Sanggam, Kecamatan Tanjung Redeb.

“Fokusnya memang untuk masyarakat yang bekerja di sektor wisata, terutama di lingkungan dermaga Wisata Sanggam,” terang Asri.

Dia mengatakan, bahwa target peserta dalam program pelatihan ini memang sangat spesifik. Peserta merupakan mereka yang dianggap sebagai garda terdepan penggerak ekosistem pariwisata di Berau, yang mencakup Motorist Speedboat, Anak Buah Kapal (ABK), Petugas Loket dan Dermaga, serta Pemadu Wisata (Guide).

Baca juga  Optimalkan Sektor Perikanan di Berau, Bupati Minta Upaya Hilirisasi Dimaksimalkan

“Kita pahami bahwa kemampuan berbahasa Inggris saat ini sangat diperlukan. Khususnya untuk mengoptimalkan sektor pariwisata di Berau. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan SDM mereka,” sambungnya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini berfokus pada percakapan sehari-hari di lingkup pariwisata. Diharapkan, dengan penguasaan komunikasi dasar, para peserta mampu membuka diri dan mengembangkan potensi mereka sesuai dengan ranah kerja masing-masing.

Baca juga  Transformasi UMKM Harus Optimal, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen

Asri menjelaskan bahwa kursus ini akan berlangsung intensif selama tiga bulan ke depan.

“Kita akan melakukan pelatihan ini selama tiga bulan ke depan, dan setiap minggunya kita akan ada dua kali pertemuan. Nantinya juga akan ada evaluasi di pertengahan,” jelasnya. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait