DPRD Berau Ingatkan Serapan Tenaga Kerja Lokal di Setiap Perusahaan yang Hendak Beroperasi di Bumi Batiwakkal

diterbitkan: Jumat, 27 Juni 2025 02:09 WITA
Pabrik kertas milik PT Kertas Nusantara yang akan kembali beroperasi di Berau (IST)

BERAU – DPRD Berau menyambut baik rencana pengoperasian kembali perusahaan kertas PT Kertas Nusantara di Bumi Batiwakkal. Namun ada beberapa hal yang jadi catatan bgi Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris.

Ia mengingatkan kepada setiap perusahaan yang hendak beroperasi di wilayah Berau untuk memperhatikan komposisi tenaga kerja. Karena sebagai wakil rakyat, ia ingin agar tenaga kerja lokal yang ada di Berau bisa diberdayakan dan terserap dengan maksimal di Berau.

Baca juga  Penambahan Maskapai di Bandara Kalimarau, DPRD Harap Ada Potensi Penurunan Harga Tiket Pesawat

“Kami tidak mau, ketika ada perusahaan buka, tenaga kerja lokalnya justru dari luar. Kami tentu maunya, warga Berau yang bisa bekerja di perusahaan itu,” terang Gideon.

Gideon berharap, 90 persen karyawan yang bekerja di perusahaan merupakan masyarakat Berau. Walaupun dia memahami bahwa perusahaan pasti mempertimbangkan kompetensi karyawan yang akan mereka rekrut.

Baca juga  Aparatur Kampung Diminta Gunakan ADK Sesuai Peruntukan, Dedy: Jangan Main-Main dan Asal-Asalan

“Kami memahami, untuk pekerjaan yang perlu keahlian khusus membutuhkan karyawan dengan kompetensi tertenu. Untuk itu, wajar kalau merekrut dari luar daerah. Tapi selebihnya kami harap didominasi warga lokal,” sambungnya.

Di sisi lain, Gideon juga mengimbau masyarakat untuk bisa memberikan dukungan terhadap iklim investasi yang tengah berusaha dikembangkan. Dia menerangkan, investasi yang baik akan membawa masyarakat pada peluang peningkatan kesejahteraan yang lebih besar.

Baca juga  Usulan Pengadaan Ambulans Laut Tuai Respons dari DPRD Berau, Sakirman Beri Dukungan Maksimal

Dia meyakini, perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Berau akan memberi dampak pada perputaran roda ekonomi masyarakat.

“Maka dari itu, perlu dukungan penuh dari masyarakat. Kita sebagai masyarakat harus bisa menjaga kondusivitas dan tidak melakukan hal-hal yang bisa menghambat masuknya investasi ke daerah kita. Karena investasi itu salah satu jalan untuk memajukan perkeonomian daerah,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait