DTPHP Berau Salurkan Bantuan Mesin Pertanian Secara Bertahap, Harapan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

diterbitkan: Senin, 24 November 2025 10:21 WITA
Bantuan alat pertanian yang disalurkan untuk mendukung perkembangan sektor pertanian di Berau tahun 2025 lalu (IST)

BERAU – Pemkab Berau terus memperkuat sektor pertanian di wilayahnya. Melalui Dinas anaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), Pemkab Berau menyalurkan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para petanin di Bumi Batiwakkal.

Kepala DTPHP Berau, Junaidi menerangkan penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap. Dia melanjutkan, pemberian alsintan untuk para petani adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap hasil pertanian di Bumi Batiwakkal.

Baca juga  Sekkab Ingatkan Kepala Kampung Punya Peran Besar dalam Memimpin Masyarakat

“Harapannya supaya para petani bisa lebih semangat dalam meningkatkan hasil pertanian mereka. Kita juga terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di Berau untuk memastikan ketahanan pangan di Berau bisa terwujud,” jelas Junaidi.

Terpisah, Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, penyaluran berkala alsintan yang dilakukan sejalan dengan program daerah yang dicanangkannya. Yakni mengupayakan dukungan terhadap pengembangan kawasan sentra produksi pertanian terpadu, modern dan berkelanjutan.

Baca juga  Festival Bekudung Betiung Tumbit Dayak Didorong Masuk Kalender Event Pariwisata Nasional

Dia menambahkan, petani merupakan garda terdepan dalam menjaga kestabilan harga dan stok bahan pokok. Sehingga untuk menjaga semangat bertani, pemerintah hadir untuk ikut berkontribusi.

“Sebenarnya bukan cuma alsintan saja, tapi instansi terkait juga rutin dan terus berupaya konsisten untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan. Selain itu ada juga pendampingan teknis yag terus diberikan,” tutur Bupati.

Baca juga  Perkuat Sektor UMKM, Pemkab Berau Susun Rencana Strategis hingga Penyaluran Stimulan

Berbekal pengetahuan serta pengalaman yang mumpuni itu pula, Sri Juniarsih berharap petani di Kabupaten Berau bisa lebih beradaptasi dalam perkembangan zaman agar tidak terpaku dengan sistem bertani yang masih tradisional.

“Tentunya kita ingin petani di daerah bisa naik ke level yang lebih maju dan naik kelas, tidak kalah canggih bersaing dengan daerah-daerah lain,” tutupnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait