BERAU – Sektor Perkebunan Berau membawa kabar membahagiakan. Tanaman Kakao yang tumbuh subur di Berau berhasil mengukir prestasi membanggakan karena resmi menembus pasar internasional. Tak main-main, Berau siap melakukan ekspor perdananya ke Eropa pada Desember nanti.
Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini mengatakan, negara yang menjadi tujuan ekspor kakao Berau adalah Perancis dengan volume awal yang mencapai 20 ton. Lita mengatakan, keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa kualitas hasil perkebunan Berau sudah diakui di kancah internasional.
“Saya bisa katakan ini sebuah kebanggaan ya. Kerja keras petani dalam meningkatkan kualitas produksi pada akhirnya diakui dunia,” ucap Lita.
Lita menjelaskan, untuk menembus pasar Eropa, terutama Perancis, perjalanan yang ditempuh cukup panjang. Kakao Berau harus melalui proses seleksi yang sangat ketat dari perusahaan cokelat ternama asal Prancis, Valrhona. Valrhona adalah nama besar dalam industri cokelat global, diakui sebagai salah satu produsen cokelat berkualitas paling premium (spesialty chocolate) yang berbasis di Prancis.
“Bahkan audit yang dilakukan tidak main-main, semuanya diaudit. Mereka datang langung, melihat kebun, melihat fermentasi biji kakao, hingga melakukan wawancara dengan petani,” sambungnya.
Selain itu, perusahaan tersebut juga perlu memastikan agar kakao yang akan mereka gunakan tidak berasal dari pembukaan hutan dan tidak menggunakan bahan kimia dalam jumlah besar.
Proses uji laboratium berstandar internasional juga dilakukan untuk menguji kadar logam berat demi memenuhi standar kesehatan global. Hanya biji kakao yang memenuhi standar internasional inilah yang akhirnya disepakati untuk menjalin kerja sama jangka panjang.
“Jadi bisa masuk ke Pasar Eropa itu tidak muda, bagi kami ini prestasi besar. Terlebih sebelumnya kakao Berau juga sudah pernah ke Eropa, jadi sampai saat ini ada dua benua yang berhasil dijangkau kakao kita,” pungkasnya. (adv)






