BERAU – Menjelang momentum pergantian tahun, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM di Bumi Batiwakkal diminta untuk bisa mengambil peluang. Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan bahwa di akhir tahun, peluang untuk meningkatkan penjualan dan promosi produk lokal terbuka lebar.
Dia menyebut, menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Berau biasanya kedatangan banyak wisatawan. Hal ini dikarenakan, Berau telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalinantan Timur.
Momentum ini lah yang diharapkan Gamalis bisa menjadi kesempatan bagi pelaku ekraf dan UMKM untuk mencari keuntungan, dan menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Mendekati tahun baru dan libur panjang, kita berharap ekonomi kreatif ini betul-betul dapat bergerak. Karena biasanya, banyak orang datang ke Berau. Ini kesempatan untuk memanfaatkan kondisi tersebut,” kata Wakil Bupati.
Gamalis menilai kegiatan ekonomi kreatif harus menjadi bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah, terutama dalam memperkuat sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Selain itu, ia juga menyampaikan imbauan kepada pemerintah kampung agar bijak dalam menggunakan Anggaran Dana Kampung (ADK) menjelang tutup tahun anggaran.
“Serapan dana memang harus maksimal, tapi jangan sembarangan. Jangan karena ingin dianggap menyerap dana maksimal lalu mengabaikan aturan. Harus tetap waspada dan patuh pada ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Gamalis berharap sinergi antara pemerintah daerah, kampung, dan pelaku usaha lokal terus ditingkatkan agar ekonomi kreatif di Kabupaten Berau semakin tumbuh dan berdaya saing menghadapi tahun 2026. (adv)






