Jaga Laut Maratua, PT Berau Coal Gandeng Mitra dan Komunitas Tanam Terumbu Karang

diterbitkan: Selasa, 5 Mei 2026 09:36 WITA
Maratua, Berau Coal,
Proses transplantasi terumbu karang di bawah laut Pulau Maratua. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Komitmen menjaga kelestarian ekosistem bawah laut di Pulau Maratua terus diperkuat melalui aksi nyata kolaboratif.

PT Berau Coal bersama sejumlah mitra strategis dan komunitas lokal melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Maratua pada awal Mei 2026. Selasa (05/05/26).

Kegiatan ini melibatkan PT Asian Bulk Logistic (ABL), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Komunitas Maratua Peduli Lingkungan (MPL), hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Payung-Payung.

Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan terumbu karang yang menjadi penopang utama ekosistem dan pariwisata bahari Berau.

Baca juga  Cuaca di Berau Panas Ekstrem, Bupati Sri Ingatkan Waspada Karhutla

Ketua Panitia Kegiatan, Farhan Soeprapto, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari program konservasi tahun lalu.

“Tahun lalu kami menanam 300 mangrove, dan tahun ini dilanjutkan dengan transplantasi terumbu karang menggunakan media buatan agar fragmen karang tumbuh lebih stabil,” ujarnya.

Sinergi Lintas Sektor untuk Laut Berau

Kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari mitra kerja PT Berau Coal. Region Head Berau PT Asian Bulk Logistic, Dimas Rinto Prasetyo, menyatakan komitmennya untuk terus menjaga ekosistem laut bersama-sama.

Selain transplantasi, aksi bersih pantai juga rutin dilakukan untuk menjaga estetika dan kesehatan lingkungan pesisir.

Baca juga  Wujudkan Berau jadi Daerah Inklusif, FOD 2025 Dapat Dukungan Penuh dari DPRD Berau

“Kami sebagai mitra strategis bersama-sama menjaga laut. Selain rehabilitasi terumbu karang melalui reef stupa, kegiatan bersih pantai ini juga menjadi agenda rutin kami untuk meningkatkan kesadaran pengunjung,” kata Dimas.

Senada dengan itu, Shipping Manager & PJK3L Marine PT Berau Coal, Sandy Santosa, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud tanggung jawab moral perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan laut.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Wisata

Langkah proaktif perusahaan ini diapresiasi tinggi oleh masyarakat lokal. Ketua Pokdarwis Payung-Payung, Ardiansyah, menilai keterlibatan perusahaan memberikan harapan jangka panjang bagi sektor pariwisata yang menjadi tumpuan ekonomi warga Maratua.

Baca juga  Di Luar Plat KU Dilarang Gunakan BBM Subsidi Jatah Kaltara, Begini Penjelasan Kepala Bapenda

“Kami berterima kasih atas komitmen Berau Coal dan mitra kerja. Semoga keberadaan terumbu karang buatan ini memberikan manfaat besar bagi ekosistem dan daya tarik wisata di Maratua,” ungkap Ardiansyah.

Dengan terumbu karang yang terjaga, habitat biota laut akan semakin kaya, yang pada gilirannya akan mendukung sektor perikanan lokal serta menjaga posisi Maratua sebagai destinasi penyelaman kelas dunia.(Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait