TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memberikan atensi terhadap kenyamanan dan keamanan pada fasilitas umum (fasum) yang ada.
Salah satunya pada fasilitas penyeberangan yang mana pada tahun ini Pemkab Berau melakukan rehabilitasi Dermaga Sidayang, Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mengatakan, rehab ini dilakukan pemerintah demi memberikan fasilitas yang aman bagi setiap wisatawan yang hendak ke Pulau Derawan.
“Kita mendorong percepatan penyelesaian rehab dermaga ini supaya bisa difungsikan untuk menyambut para wisatawan pada akhir tahun ini,” ujar Wabup Gamalis di sela-sela meninjau proyek tersebut.
Wabup Gamalis mengatakan, berdasarkan laporan dari kontraktor pelaksana, pengerjaan dermaga ini memiliki tantangan tersendiri, karena pemancangan tiang fondasi harus mencapai titik terkeras tanah laut atau embering.
Ini dilakukan guna menghindari terjadinya penurunan pada titik sandar kapal di dermaga yang dapat membahayakan para penggunanya.
“Untuk desain tetap sama, jadi rehab total dilakukan pada titik dermaga yang sudah habis terkikis air laut,” sebutnya.
Ia berharap, tidak ada kendala teknis yang bisa menghambat proses pengerjaan rehabilitasi dermaga tersebut. Ini supaya pada akhir tahun nanti atau menjelang awal tahun 2026 sudah dapat digunakan.
“Semoga berjalan lancar saja proyek ini demi keselamatan wisatawan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Andi Marewangeng mengatakan, hasil pemantauan teknis memperlihatkan beberapa bagian konstruksi yang lama sudah tidak layak menahan beban.
“Jika dibiarkan, kegagalan struktur bisa terjadi sewaktu-waktu. Itulah mengapa rehab ini harus segera dilakukan,” katanya.
Berdasarkan catatan di papan proyek, rehabilitasi berat dermaga tersebut menyedot APBD Berau 2025 sebesar Rp6,8 miliar dan dikerjakan CV Mandiri dengan deadline pengerjaan selama 135 hari atau 4,5 bulan. Proyek ini telah resmi berjalan sejak 17 Juli 2025. (*/adv)





