Jembatan Mahakam Direncanakan Tutup Selama Dua Pekan, Jembatan Kembar Bakal jadi Dua Arus

diterbitkan: Selasa, 25 Februari 2025 09:32 WITA
Ilustrasi

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltim akan melakukan penutupan arus lalulintas di Jembatan I Mahakam, dari arah Samarinda Seberang ke Samarinda Kota, yang di mulai pada hari Kamis (27/2/2025).

Penutup itu direncanakan akan dilakukan selama dua minggu lebih untuk proses pengecekan dan investigasi akibat terjadinya insiden kapal pengangkut kayu yang menabrak area bawah jembatan tersebut.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dishub Provinsi Kaltim, Irhamsyah, menyampaikan sejak tanggal 22 Februari pihaknya bersama Satlantas Polresta dan Dishub Kota Samarinda telah melakukan survei dan rekayasa lapangan di Jembatan Kembar atau Mahakam IV.

Baca juga  Niat Ganti Pakai Dana Pribadi, Penebusan Kursi Pijat Gubernur Kaltim Terganjal Aturan Aset

“Dengan melihat alur lalulintas serta simulasi dengan kendaraan kecil dan besar (di Jembatan) dari arah masuk ke Kota Samarinda,” ujar Irhamsyah, Selasa (25/2).

Simulasi sebelumnya ini sebagai upaya untuk mengalihkan kebiasaan masuk ke dalam Kota Samarinda.

Irhamsyah mengatakan, sesuai arahan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk proses investigasi Jembatan Mahakam 1 secara detail membutuhkan waktu selama 2 Minggu.

Baca juga  Kerjasama Dengan Korsel Gagal, Proyek PLTSa di Samarinda Diambil Alih Danantara

“Setelah itu baru akan kita buka open traffic lagi, tetapi tergantung dari rekomendasi apa yang akan dikeluarkan,” katanya.

Selain itu, Irhamsyah menjelaskan pihaknya telah menyiapkan rambu-rambu serta barier pembatas jalan.

“Rambu-rambu yang portabel kita siapkan semua dan kita pasang di beberapa titik, termasuk juga cone-cone yang dibutuhkan,” terangnya.

Seperti masukan yang disampaikan Balai Pengelola Tranportasi Darat, untuk cone-cone ini nantinya akan dipasang sebagai pembatas jalan di atas jembatan.

Baca juga  Kerja Sama Resmi Terjalin, 16 Ribu Mahasiswa Baru Tahun Ini Bebas UKT

“Maka dari itu karena keterbatasan material yang ada, jadi kami masih menyiapkan serta mendata kebutuhan cone yang akan digunakan nantinya saat proses peralihan arus lalulintas di Jembatan Mahakam IV,” tuturnya.

Bagikan:
Berita Terkait