NUSANTARA TERKINI – Upaya menjaga ketahanan pangan Kabupaten Berau terus berjalan meski dihadapkan dengan musim kemarau.
Hal ini tergambar dari panen padi gadu di Kampung Tanjung Perangat, Kecamatan Sambaliung yang tetap menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Padi varietas Cibatu yang dipanen petani setempat memiliki potensi produksi sekitar 3,5 ton per hektare. Ini menunjukkan bahwa budidaya padi tetap dapat dilakukan di tengah kondisi cuaca kering.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini mengatakan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa terpaan kemarau bukanlah sebuah halangan bagi pengembangan pertanian di Bumi Batiwakkal.
“Alhamdulillah, petani masih bisa panen padi dengan hasil yang baik meskipun di tengah musim kemarau seperti sekarang ini,” kata Lita.
Harapannya, hasil yang dicapai petani di Tanjung Perangat tersebut dapat menjadi dorongan bagi petani lainnya untuk tetap mempertahankan aktivitas budidaya padi sebagai bentuk upaya memperkuat produksi pangan lokal.
Lita pun mengapresiasi atas terselenggaranya panen tersebut. Ia menggaungkan semangat terhadap penguatan sektor pertanian dengan slogan ‘Petani Sejahtera, Berau Kuat’.
Tak hanya bicara hasil dari panen para petani, keberhasilan petani ini juga bagian dari bentuk semangat yang ditunjukkan untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian, meski dihadapkan dengan musim kemarau.
“Ini merupakan cerminan positif di dunia pertanian, yang mana petani masih bisa panen dengan hasil yang maksimal di tengah perubahan kondisi cuaca saat ini,” pungkasnya. (*/adv)






