BERAU – Untuk mendorong percepatan penanganan masalah yang terjadi di kampung-kampung di Berau, Anggota Komisi II DPRD Berau, Ichsan Rapi meminta agar Kepala Kampung bisa meningkatkan komunikasi mereka kepada penyelenggara pemerintahan, dalam hal ini Pemkab Berau.
Menurutnya, komunikasi ini diperlukan untuk menjelaskan perkembangan kondisi kampung mereka. Selain itu, komunikasi yang rutin juga bisa dilakukan untuk menginformasikan situasi terbaru berkaitan dengan infrastruktur di wilayah mereka.
“Jadi misal ada kerusakan, itu bisa langsung disampaikan ke pemerintah, lewat dinas terkait. Sudah jadi tugas kepala kampung untuk jadi jembatan dalam mengkomunikasi apa yang jadi kebutuhan masyarakatnya,” jelas Ichsan.
Ichsan menerangkan, perwakilan kampung tak perlu menunggu kegiatan Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk mengeluhkan kondisi infrastruktur mereka yang mengalami kerusakan.
“Kasihan kalau harus menunggu Musrenbang, kan itu hanya satu tahun sekali. Perlu waktu lama akhirnya penanganannya. Jadi lebih baik, apa yang rusak, apa yang dibutuhkan langsung disampaikan oleh kepala kampung,” tambahnya.
Dia menjelaskan, perbaikan infrastruktur akan dievaluasi dan menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Sebab, ada perhitungan prioritas untuk dilakukan pembangunan.
“Seperti di wilayah pesisir itu menjadi prioritas karena ada yang ingin kita tingkatkan. Contohnya infrastruktur pariwisata memang kita prioritaskan untuk meningkatkan PAD,” sambung dia.
Dia berharap, realisasi perbaikan jalan yang ada di kampung dapat segera ditangani oleh Pemkab Berau. Apalagi, untuk kenyamanan para pengendara dan masyarakat lokal. Jangan sampai hal tersebut disampaikan berulang kali dalam Musrenbang. (adv)






