NUSANTARA TERKINI — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mempercepat penguatan rantai pasok ekonomi kerakyatan melalui sinergi masif antara koperasi dan pelaku industri kecil.
Sebanyak 109 gerai Koperasi Desain Koperasi Merah Putih (KDKMP) kini dalam tahap pembangunan untuk menjadi motor distribusi bagi belasan ribu sentra Industri Kecil Menengah (IKM) yang tersebar hingga ke pelosok kampung.
Langkah strategis ini merupakan upaya nyata Pemkab Berau dalam menciptakan ekosistem ekonomi mandiri. Dengan adanya 109 gerai fisik tersebut, produk-produk unggulan dari 14.510 titik sentra IKM di Bumi Batiwakkal kini memiliki jalur pemasaran yang lebih terjamin dan terorganisir.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih bukan sekadar bangunan fisik, melainkan solusi atas kendala akses pasar yang selama ini dihadapi pelaku usaha di wilayah terpencil.
Penyerapan 45 Ribu Tenaga Kerja
Selain sebagai jalur distribusi, sektor ekonomi kerakyatan ini terbukti menjadi penyangga utama lapangan kerja di daerah. Integrasi antara 404 koperasi aktif dengan belasan ribu sentra IKM dilaporkan telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal.
“Potensi IKM kita sangat besar, ada 14.510 sentra lokasi yang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 45.000 orang,” ungkap Gamalis saat memaparkan struktur ekonomi daerah dihadapan anggota DPRD Berau belum lama ini.
Melalui 109 gerai KDKMP yang sedang dipersiapkan, pemerintah berharap perputaran uang tidak lagi hanya menumpuk di pusat kota, tetapi mengalir deras hingga ke unit-unit terkecil di desa-desa.
Menuju Kabupaten UMKM Kaltim
Keberhasilan mengelola 14.510 sentra IKM ini semakin memperkokoh posisi Berau yang sejak tahun 2024 telah dinobatkan sebagai Kabupaten Pariwisata dan UMKM di Kalimantan Timur.
Ke depan, pemerintah akan fokus pada standarisasi produk IKM agar mampu memenuhi kualitas rak pajang di gerai Koperasi Merah Putih.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal Berau di mata wisatawan maupun masyarakat luas.
Dengan sinergi hulu-hilir antara produsen (IKM) dan distributor (Koperasi Merah Putih), ekonomi Berau diharapkan tetap stabil meski sektor industri ekstraktif sedang mengalami fluktuasi.(*/andrikni/NT)





