Komitmen Membangun Pendidikan, Bupati Berau Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha

diterbitkan: Minggu, 30 November 2025 03:45 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha pada puncak peringatan HUT ke-80 PGRI.

JAKARTA – Komitmen dan keseriusan terhadap pembangunan pendidikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendapat perhatian di tingkat nasional.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menjadi salah satu kepala daerah yang meraih penghargaan Dwija Praja Nugraha pada puncak peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berlangsung di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Lencana penghargaan disematkan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, didampingi Ketua Umum PGRI, Prof. Unifah Rosyidi.

Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan tertinggi yang dianugerahkan Pengurus Besar PGRI kepada kepala daerah, baik itu bupati, wali kota maupun gubernur di Indonesia yang memiliki perhatian dan komitmen tinggi terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru, serta melibatkan PGRI dalam pelaksanaan kebijakan tersebut di daerahnya.

Baca juga  Kembangkan Potensi yang Ada di Kampung-Kampung di Berau, Pemkab Rencana Libatkan Konsultan Profesional

Pada HUT ke-80 PGRI tahun 2025 penghargaan diberikan kepada 20 kepala daerah, terdiri dari 4 gubernur, 2 wali kota dan 14 bupati. Selain Sri Juniarsih, penghargaan serupa juga pernah diraih Bupati Berau periode 2016-2020 di HUT ke-73 PGRI tahun 2018.

Bupati Sri usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan nasional yang kembali dicatatkan Pemkab Berau. Ia mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan pendidikan di Berau.

“Khususnya keluarga besar PGRI yang selama ini terus membangun sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam pendidikan, khususnya para guru dan keluarga besar PGRI Berau,” kata Bupati Sri.

Baca juga  Jaga Kenyamanan dan Kebersihan, Bupati Sri Batasi Kursi-Meja Pelapak di Tepian Sungai Segah

Penghargaan ini menjadi pemicu semangat dan juga tantangan untuk terus mempertahankan dan memperjuangkan harapan para guru di daerah, salah satunya memastikan mutu pendidikan maupun kesejahteraan guru di Kabupaten Berau tetap terjamin.

“Alhamdulillah di Kabupaten Berau dengan berbagai dinamika keuangan daerah, kami tetap memastikan tidak ada pengurangan anggaran pendidikan, termasuk tunjangan para ASN yang di dalamnya termasuk para guru,” tegasnya.

Pemkab Berau berkomitmen mengoptimalkan pembangunan pendidikan, termasuk menetapkan 20 persen dari APBD teralokasikan untuk bidang pendidikan. Pembangunan SDM sangat penting untuk mampu mengelola sumber daya alam yang ada dengan baik.

“Untuk membangun SDM yang berkualitas harus didukung dengan guru yang profesional. Peran guru sangat penting dan kami memastikan dan berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kesejahteraan para guru di daerah,” tuturnya.

Baca juga  Tanam Perdana Benih Jagung Komposit di Purna Sari Jaya, Bupati Berau: Kami Jamin Perlindungan Produksi Petani

Sementara itu, Ketua PGRI Berau, Mardiatul Idalisah menyebutkan penerimaan penghargaan Dwija Praja Nugraha telah melalui tahapan penilaian yang ketat dari PB PGRI dengan 16 dimensi penilaian. Setelah dinyatakan lolos dalam penilaian administrasi, selanjutnya dilakukan verifikasi faktual langsung dari pengurus pusat PGRI.

Komitmen Pemkab Berau dalam membangun pendidikan menjadi penilaian utama, mulai dari mempertahankan tenaga guru honorer, peningkatan tunjangan dan honor guru, peningkatan kompetensi guru, digitalisasi pendidikan, sekolah ramah anak, program beasiswa, hingga 20 persen APBD untuk bidang pendidikan.

“Kebijakan dan program pendidikan yang telah dilakukan Pemkab Berau mendapat apresiasi dari PGRI pusat dengan diberikannya penghargaan Dwija Praja Nugraha ini,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait