Mengenal Ikan Pundang Kuliner Khas Pulau Derawan yang Gurih Alami

diterbitkan: Rabu, 25 Februari 2026 04:00 WITA
Ikan Pundang Khas Pulau Derawan

NUSANTARA TERKINI – Pulau Derawan di Kabupaten Berau tidak hanya menawarkan keindahan alam bawah laut yang mempesona bagi para wisatawan. Kawasan pesisir ini juga menyimpan kekayaan kuliner unik bernama ikan pundang yang menjadi buruan utama para pelancong saat berkunjung.

Berbeda dengan ikan kering pada umumnya yang identik dengan rasa asin menyengat, ikan pundang menonjol karena cita rasa gurih alaminya. Olahan hasil laut ini diproses sedemikian rupa sehingga tidak didominasi oleh rasa garam yang berlebihan saat dikonsumsi.

Sabtu (21/02/26), seorang warga asli Pulau Derawan bernama Riska menjelaskan bahwa produksi ikan ini memang sangat spesifik di wilayah pesisir. Menurutnya tidak semua jenis ikan yang ditangkap nelayan dapat diolah menjadi ikan pundang yang berkualitas.

Baca juga  Libur Lebaran Lebih Panjang! Intip Aktivitas Seru di 4 Surga Wisata Berau yang Keindahannya Saingi Maldives

Rahasia Bahan Baku Ikan Dodong dan Baronang

Masyarakat pesisir memiliki standar tersendiri dalam memilih bahan baku utama untuk menjaga keautentikan rasa kuliner legendaris ini. Riska menyebutkan bahwa hanya ada dua jenis ikan yang dianggap layak dan mampu menghasilkan tekstur serta rasa yang pas.

Ikan dodong dan ikan baronang merupakan pilihan utama karena memiliki karakteristik daging yang cocok dengan proses pengeringan khas pundang. Kedua jenis ikan ini mampu mempertahankan rasa asli dagingnya meskipun telah melewati tahap penjemuran hingga mengering.

Baca juga  Standar Keselamatan Diperketat Jelang Lonjakan Wisatawan di Berau

Proses pengeringan yang dilakukan warga lokal bertujuan untuk menghasilkan tekstur kering namun tetap lezat saat diolah menjadi berbagai menu masakan. Hal inilah yang membuat ikan pundang sangat fleksibel untuk digoreng maupun dimasak dengan kuah santan.

Harga dan Cara Menikmati Sajian Pesisir

Ikan pundang biasanya paling nikmat jika disajikan sebagai sambal goreng pedas atau digoreng garing untuk disantap bersama sambal terasi. Wisatawan seringkali membeli langsung di kawasan pesisir karena meyakini kualitas dagingnya jauh lebih segar dan enak.

Baca juga  Menjelajahi Titik Nol Nusantara: Magnet Wisata Sejarah di Jantung IKN

Harga yang ditawarkan di pasar lokal cukup bervariasi tergantung pada jenis ikan yang dipilih oleh pembeli. Untuk ikan dodong dibanderol kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, sementara ikan baronang dipatok lebih tinggi yakni Rp45 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.

“Kalau di kami orang pesisir, ikan yang bisa dibuat ikan pundang itu cuma dua jenis, yaitu ikan dodong dan ikan baronang,” ujarnya.

“Kebanyakan wisatawan bilang kalau beli ikan kering langsung di pesisir itu dagingnya lebih enak,” tambah Riska. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait