NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau membawa kabar gembira bagi para pelancong yang gemar menikmati pesona bahari. Akses jalan menuju kawasan wisata unggulan Pulau Derawan dipastikan akan semakin mulus dan bebas dari kerusakan pada tahun ini.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat telah mengalokasikan dana belasan miliar rupiah. Anggaran fantastis tersebut disiapkan secara khusus untuk merekonstruksi sejumlah ruas jalan yang kondisinya mulai memprihatinkan.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Junaidi membenarkan rencana perbaikan infrastruktur vital tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dana mencapai Rp 18,8 miliar untuk mengeksekusi proyek ini.
“Salah satu ruas yang akan ditangani adalah Jalan Kalahbutan yang sebelumnya telah diusulkan untuk ditingkatkan,” ungkap Junaidi pada Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa panjang jalan yang akan diperbaiki di kawasan tersebut mencapai lebih dari satu kilometer. Permukaan aspal di jalur utama itu dilaporkan sudah banyak yang pecah sehingga sangat mengganggu kenyamanan para pengendara.
Pemerintah daerah juga tengah mengkaji metode pelapisan ulang aspal untuk memperbaiki kerusakan secara optimal. Peningkatan jalan lingkungan di pemukiman warga seperti semenisasi dan pembuatan siring turut menjadi bagian dari rencana pembangunan.
Mendorong Geliat Pariwisata
Upaya maksimal ini dilakukan untuk merespons tingginya mobilitas warga lokal dan wisatawan yang berkunjung ke ibu kota kecamatan. Kawasan tersebut merupakan pintu gerbang utama menuju destinasi wisata Pulau Derawan yang namanya telah mendunia.
Bupati Berau Sri Juniarsih sangat mendukung langkah taktis dinas terkait dalam membenahi fasilitas publik. Ia menegaskan bahwa konektivitas infrastruktur darat memegang peranan sangat vital dalam memajukan roda perekonomian masyarakat sekitar.
“Konektivitas jalan menjadi faktor penting dalam mendorong aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan,” ucap Sri.
Akses transportasi yang memadai diyakini mampu mendongkrak daya tarik pariwisata Bumi Batiwakkal di mata para pelancong. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebutuhan perbaikan di lapangan dengan kemampuan kas daerah secara bertahap.
“Harapannya bisa diperbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah,” pungkasnya.





