Menilik Manfaat Operasional Jembatan Nibung Bagi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kaltim

diterbitkan: Kamis, 23 April 2026 11:34 WITA
Jembatan Nibung yang menghubungkan Kutai Timur dan Berau melalui jalur pesisir. (Foto: Prov Kaltim)

NUSANTARA TERKINI – Operasional Jembatan Nibung di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang telah berjalan sejak Februari 2026, menjadi katalisator baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Timur.

Jembatan yang sempat mangkrak selama 13 tahun tersebut kini menjadi urat nadi utama yang menghubungkan konektivitas antar-kabupaten secara lebih efisien.

Kehadiran infrastruktur ini memberikan dampak signifikan, terutama bagi warga di wilayah Sangkulirang, Pulau Miang, Kaliorang, Kaubun, hingga Sandaran. Dengan terhubungnya jalur ini, hambatan logistik yang selama belasan tahun dirasakan masyarakat kini mulai terurai.

Ketua IKA FISIP Unmul sekaligus Tim Ahli Gubernur, Andi Fathul Khair, menyatakan bahwa manfaat paling nyata adalah efisiensi waktu tempuh bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca juga  Berujung Pidana, Pelaku Pengrusakan Portal Pasar Berau Diburu Polisi

“Dulu, warga pesisir kalau mau ke Berau harus memutar lewat Muara Wahau. Hari ini tidak lagi, cukup menyeberang di Jembatan Nibung sudah bisa langsung sampai ke Biduk-Biduk maupun Talisayan,” ujar Andi Fathul Khair.

Akselerasi Ekonomi Pesisir

Pangkasan waktu tempuh ini diyakini akan meningkatkan intensitas perdagangan antarwilayah. Komoditas lokal dari pesisir Kutai Timur kini memiliki akses yang lebih cepat menuju pasar di Kabupaten Berau, begitupun sebaliknya.

Baca juga  Bupati Berau Ajak Pelaku Usaha Kurangi Penggunaan Kemasan Berbahan Dasar Plastik

Sektor pariwisata di wilayah Biduk-Biduk dan Talisayan juga diprediksi akan mendapat limpahan kunjungan wisatawan jalur darat dari arah Sangatta dan sekitarnya.

Andi menilai, capaian pembangunan fisik seperti Jembatan Nibung ini merupakan bukti nyata kinerja Pemerintah Provinsi Kaltim dalam setahun terakhir. Namun, ia menyayangkan banyaknya capaian signifikan yang belum tersosialisasi secara maksimal kepada publik.

“Dalam satu tahun ini, kalau kita mau jujur mengatakan capaian Gubernur-Wakil Gubernur luar biasa. Hanya saja, capaian ini tidak tersosialisasi dengan baik,” lanjutnya.

Ajakan Proaktif Memantau Pembangunan

Baca juga  DPRD Berau Bakal Evaluasi Pembangunan Puskesmas Tanjung Redeb, Dilaporkan Alami Keterlambatan

Guna memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata, Andi mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mencari informasi valid mengenai perkembangan daerah.

Hal ini penting agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara apa yang telah dibangun pemerintah dengan apa yang dipahami oleh publik.

“Tugas kita tidak hanya menerima, tapi mencari informasi yang sebenar-benarnya terkait apa saja yang sudah dikerjakan untuk daerah,” tutupnya.

Dengan operasionalnya Jembatan Nibung, harapan besar kini tertumpu pada peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir yang selama ini merasa terisolasi secara aksesibilitas darat.(*/Fatur/NT)

Bagikan:
Berita Terkait