BERAU – Memasuki bulan Desember, libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) semakin di depan mata. Momentum libur nasional dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ini menjadi perhatian Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto.
Dedy meminta, Pemkab Berau bisa memastikan keamanan stok bahan pangan, terutama kebutuhan pangan strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng. Dia ingin pemerintah bisa memastikan tidak ada kenaikan harga signifikan yang disebabkan minimnya ketersediaan stok di pasaran.
“Stok-stok bahan pokok dan kebutuhan pangan harus dipastikan aman. Karena biasanya ada peningkatan kebutuhan,” terang Dedy.
Salah satu hal yang menurutnya perlu dilakukan adalah pengamanan jalur dan alur distribusi. Karenanya, ia mendorong Pemkab Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk lekas menyiapkan strategi pengamanan distribusi.
Untuk mengoptimalkan pengamanan, ia meminta agar aparat kepolisian dilibatkan lebih aktif dalam pengamanan jalur distribusi. Sebab, ia menilai peran polisi penting untuk memastikan bahwa pengiriman barang dari produsen ke konsumen tidak terganggu oleh praktik curang.
“Kalau distribusi lancar, ketersediaan stok pasti aman. Potensi kenaikan harga di pasaran juga bisa ditekan,” tambahnya.
Dia juga mendorong keterlibatan masyarakat Berau dalam hal pengawasan. Menurutnya, laporan dari warga soal kelangkaan atau kenaikan harga sangat berharga untuk pemetaan masalah di lapangan.
“Masyarakat harus aktif melaporkan jika menemukan harga bahan pokok yang melonjak atau barang yang disimpan secara mencurigakan. Itu akan membantu kami mengambil tindakan lebih cepat,” tutupnya. (adv)






