Sekda Berau Akui Upaya Pengembangan Sektor Kelautan Punya Tantangan Besar

diterbitkan: Senin, 20 April 2026 01:19 WITA
Nelayan Berau menunjukkan hasil tangkapannya (IST)

NUSANTARA TERKINI – Keinginan Kabupaten Berau untuk mulai mengalihkan ketergantungan ekonomi dari sektor pertambangan ke sektor kelautan terus menguat. Berbagai upaya dikerjakan melalui sejumlah program strategis yang disiapkan untuk menggenjot pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Bumi Batiwakkal.

Meski demikian, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said mengakui bahwa upaya untuk beralih ke sektor kelautan dan perikanan memiliki sejumlah tantangan besar. Hal ini karena, sudah 20 tahun lebih, sektor pertambangan khususnya batu bara menjadi tulang punggung perekonomian Berau. 

Baca juga  Koperasi Merah Putih Miliki Peluang Akses Modal dari Himbara, Bupati Sri: Ini Peluang

Selama ini kontribusi sektor batu bara terhadap pendapatan asli daerah (PAD) masih sangat dominan. Oleh karena itu, peralihan ke sektor lain membutuhkan perencanaan matang dan bertahap agar tidak menimbulkan guncangan ekonomi.

“Karena itu perlu dilakukan riset mendalam, dan kajian yang sangat serius berkaitan dengan rencana ini. Kita terus berusaha supaya keinginan untuk bertranformasi ini bisa terwujud,” terang Said.

Baca juga  Komitmen Jamin Kesejahteraan Guru, Bupati Berau Janji Tak Bakal Kurangi TPP

Sejauh ini, untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan, sudah dilakukan penambahan pesawat kargo di Bandara Kalimarau untuk memperlancar distribusi hasil laut. Namun menurut Said, hal ini belum menjadi jawaban dari persoalan yang terjadi di lapangan. 

“Pelaku usaha ekspor masih dihadapkan pada berbagai kendala klasik, mulai dari tingginya biaya logistik, keterbatasan fasilitas penyimpanan beku, hingga sulitnya akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Itu yang masih menjadi PR,” tambahnya.

Baca juga  Siapkan SDM untuk Berau Lebih Maju, Wabup Gamalis Beri Atensi Terhadap Kesehatan Anak

Target Pemkab Berau untuk bertranformasi dari sektor pertambangan juga mendapatkan dukungan dari DPRD Berau. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menjelaskan bahwa , transisi dari sektor batu bara ke hasil laut merupakan langkah yang baik secara jangka panjang. Namun, ia mengingatkan bahwa kesiapan infrastruktur dan ekosistem usaha harus menjadi prioritas utama sebelum kebijakan itu dijalankan secara luas.

Bagikan:
Berita Terkait