Sekkab Said Apresiasi BUMK Biatan Bersama, Hadirkan Inovasi Budidaya Ikan Air Tawar

diterbitkan: Selasa, 11 November 2025 08:43 WITA
Sekkab Berau, Mohammad Said saat meresmikan budidaya ikan air tawar.

TANJUNG REDEB – Kampung Biatan Ilir memanfaatkan momentum hari jadinya yang ke-98 untuk melakukan berbagai hal.

Tidak hanya sekedar peringatan secara seremonial, tapi juga ada kegiatan lain yang berkaitan dengan pengusutan ekonomi masyarakat setempat, salah satunya di sektor perikanan lokal.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said yang menghadiri acara peringatan hari jadi ke-98 Biatan Ilir pada Senin (10/11/2025) secara langsung meresmikan budidaya ikan air tawar.

Baca juga  Bupati Sri Tegaskan Pemkab Berau Komitmen Kelola Sampah Secara Maksimal

Budidaya ikan air tawar ini digagas Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Biatan Bersama yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kampung Biatan Ilir. Sebanyak 3 ribu ekor benih ikan nila di lepas ke kolam budidaya tersebut.

Sekkab Said pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus BUMK Biatan Bersama yang telah berinovasi dalam mengembangkan potensi ekonomi kampung.

Baca juga  Dokumen IAD 98 Ribu Hektare Perhutanan Sosial Difinalisasi, Sekkab Said Harap Ada Dampak Positif ke Masyarakat

“Semoga Kampung Biatan Ilir bisa tumbuh menjadi sentra benih dan ikan konsumsi nila berkualitas di Berau,” kata Sekkab Said.

Ia mengatakan, di tengah tingginya permintaan terhadap ikan nilai dewasa ini, tentu ada peluang untuk budidaya ikan air tawar di Biatan Ilir ini untuk melakukan produksi secara optimal.

“Apa yang dilakukan BUMK Biatan Bersama ini sudah merupakan contoh konkret terobosan ekonomi berbasis masyarakat,” katanya.

Baca juga  Bupati Sri Minta Perusahaan di Berau Utamakan Merekrut Tenaga Kerja Lokal

Untuk lebih memperkuat ini, Sekkab Said juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat agar usaha budidaya ini dapat berkelanjutan.

Pemkab Berau juga berkomitmen mendukung pengembangan usaha kampung. Kolam budidaya ikan tawar ini menjadi wujud nyata upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas perikanan demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait